Youlanda, Youlanda (2025) Peran Media Suara Merdeka dalam Meningkatkan Literasi Masyarakat untuk Membendung Hoaks di Era Digital. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[thumbnail of Ilmu Komunikasi_32802300104_fullpdf.pdf] Text
Ilmu Komunikasi_32802300104_fullpdf.pdf

| Download (2MB)
[thumbnail of Ilmu Komunikasi_32802300104_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Ilmu Komunikasi_32802300104_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (71kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas strategi media cetak Suara Merdeka dalam meningkatkan literasi masyarakat dan membendung penyebaran hoaks di era digital. Fenomena hoaks menjadi masalah serius yang dapat memicu konflik sosial dan memengaruhi keputusan ekonomi. Data dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menunjukkan peningkatan signifikan konten hoaks yang telah ditangani, dari 1.615 isu hoaks pada tahun 2023 menjadi total 12.547 isu hoaks sejak Agustus 2018. Media cetak, sebagai sumber informasi yang masih dipercaya masyarakat, memiliki peran penting dalam menyajikan informasi yang akurat dan mendalam untuk meningkatkan literasi.
Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan Pemimpin Redaksi dan Manajer Marketing Communication Suara Merdeka , serta kuisioner yang disebar kepada 110 responden untuk mengukur tingkat kepercayaan masyarakat. Data sekunder didapatkan dari dokumen perusahaan dan observasi konten. Analisis data menggunakan teknik analisis SWOT, dengan hasil yang disajikan dalam bentuk narasi, tabel, dan diagram.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Suara Merdeka dalam meningkatkan literasi dan menangkal hoaks sudah cukup efektif. Kekuatan utamanya terletak pada komitmen terhadap validitas informasi melalui proses redaksional yang ketat , adanya program literasi seperti "Gerakan Santri Menulis" dan "Ngopi Bareng" , serta memiliki basis pembaca cetak yang loyal dan percaya. Kepercayaan masyarakat terhadap media cetak sebagai sumber berita paling terpercaya adalah modal utama Suara Merdeka dalam membendung hoaks. Namun, terdapat kelemahan, yaitu program literasi yang kurang konsisten , kurangnya transformasi digital yang maksimal, dan belum adanya rubrik khusus "cek fakta".
Untuk mempertahankan dan meningkatkan efektivitasnya, penelitian ini menyarankan beberapa strategi. Pertama,
membuat rubrik "Cek Fakta" baik di media cetak maupun digital. Kedua,
mengadakan kegiatan literasi secara lebih konsisten melalui kerja sama dengan institusi pendidikan. Ketiga,
membangun platform konten berbasis video dan podcast untuk menjangkau audiens muda. Dengan menerapkan strategi multiplatform dan berinovasi, Suara Merdeka dapat tetap relevan, meningkatkan literasi, dan secara efektif membendung hoaks di era digital.

Dosen Pembimbing: Mubarok, Mubarok | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
Divisions: Fakultas Ilmu Komunikasi
Fakultas Ilmu Komunikasi > Mahasiswa FIKOM - Skripsi Ilmu Komunikasi
Depositing User: Pustakawan 4 UNISSULA
Date Deposited: 05 Jan 2026 07:08
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/44129

Actions (login required)

View Item View Item