Helmi, Muhammmad (2025) ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN #INDONESIAGELAP DI KOMPAS.COM PADA BULAN APRIL 2025. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[thumbnail of Ilmu Komunikasi_32802100068_fullpdf.pdf] Text
Ilmu Komunikasi_32802100068_fullpdf.pdf

| Download (1MB)
[thumbnail of Ilmu Komunikasi_32802100068_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Ilmu Komunikasi_32802100068_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (72kB)

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi “Analisis Framing Pemberitaan #Indone-siaGelap di Kompas.com” yang dilatarbelakangi oleh munculnya gerakan #Indo-nesiaGelap pada tahun 2025. Gerakan ini mencerminkan keresahan publik ter-hadap berbagai persoalan sosial-politik, seperti penolakan DPR atas pelarangan izin tambang di kampus, kriminalisasi aktivis, pembatasan kebebasan berekspresi, hing-ga menurunnya kualitas demokrasi. Fenomena tersebut memicu protes besar di berbagai kota dan menjadi isu nasional yang banyak diberitakan media. Dalam konteks ini, media tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai pembentuk konstruksi realitas melalui bingkai naratif yang dipilih. Tujuan penelitian ini adalah mengungkap bagaimana Kompas.com membingkai isu #Indo-nesiaGelap dengan menggunakan analisis framing model William A. Gamson dan Andre Modigliani, melalui perangkat framing devices (metafora, slogan, penggam-baran, visual) dan reasoning devices (akar masalah, konsekuensi, daya tarik moral). Data penelitian berupa delapan berita Kompas.com pada April 2025 yang diana-lisis secara kualitatif deskriptif dengan pendekatan konstruksionisme sosial.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kompas.com membangun bingkai na-ratif yang relatif seimbang. Di satu sisi, Kompas.com menyoroti keresahan publik, dampak sosial-politik dari gerakan, serta menempatkan pemerintah sebagai pihak yang harus bertanggung jawab atas krisis tersebut. Namun di sisi lain, Kompas.com tetap memberi ruang yang cukup besar bagi narasi resmi negara, khu-susnya pernyataan Presiden, pejabat pemerintah, dan elite politik yang berusaha mereduksi gerakan #IndonesiaGelap sebagai isu yang dapat dikelola.
Dengan demikian, framing yang dihadirkan tidak sepenuhnya berpihak kepada aspirasi publik, melainkan juga menampilkan legitimasi negara. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Kompas.com menghadirkan framing yang bersifat kritis tetapi tetap menjaga posisi moderat. Hal ini memperlihatkan bahwa media arus utama cenderung mengedepankan citra keberimbangan, meskipun pilihan diksi, struktur narasi, dan sumber berita tetap memperlihatkan bias tertentu. Pemberitaan #IndonesiaGelap di Kompas.com pada akhirnya bukan hanya sekadar penyam-paian fakta, melainkan juga proses konstruksi makna yang berpengaruh terhadap pembentukan opini publik. Temuan ini menegaskan pentingnya kesadaran kritis masyarakat dalam mengonsumsi informasi media, terutama pada isu-isu politik yang sarat kepentingan.

Kata kunci: Analisis Framing, Kompas.com, #IndonesiaGelap, Media Online, Konstruksi Realitas

Dosen Pembimbing: Mulyadi, Urip | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
Divisions: Fakultas Ilmu Komunikasi
Fakultas Ilmu Komunikasi > Mahasiswa FIKOM - Skripsi Ilmu Komunikasi
Depositing User: Pustakawan 4 UNISSULA
Date Deposited: 05 Jan 2026 07:40
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/44125

Actions (login required)

View Item View Item