MULYATI, MULYATI (2025) ANALISIS WACANA KRITIS ATAS PESAN-PESAN BUDAYA DALAM DRAMA KOREA THE GLORY KARYA KIM EUN SOOK MENGGUNAKAN MODEL TEUN A. VAN DIJK. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[thumbnail of Ilmu Komunikasi_32802000081_fullpdf.pdf] Text
Ilmu Komunikasi_32802000081_fullpdf.pdf

| Download (2MB)
[thumbnail of Ilmu Komunikasi_32802000081_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Ilmu Komunikasi_32802000081_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (115kB)

Abstract

Globalisasi dan kemajuan teknologi informasi telah memperluas penyebaran budaya lintas negara, salah satunya melalui popularitas drama Korea yang kini memiliki peran ganda sebagai hiburan sekaligus media kritik sosial. The Glory karya Kim Eun Sook menjadi salah satu drama yang menyoroti isu bullying, ketidakadilan, kesenjangan kelas, dan lemahnya institusi hukum. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pesan-pesan budaya kritis dalam drama tersebut dengan menggunakan pendekatan Analisis Wacana Kritis Teun A. van Dijk yang mencakup dimensi teks, kognisi sosial, dan konteks sosial. Paradigma yang digunakan adalah paradigma kritis, sedangkan metode penelitian yang diterapkan adalah kualitatif dengan teknik observasi terhadap 16 episode The Glory serta studi pustaka. Subjek penelitian berupa representasi wacana budaya dalam adegan, dialog, simbol visual, serta narasi yang memuat kritik sosial.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesan budaya kritis dalam The Glory direpresentasikan melalui strategi bahasa, metafora visual, dan pilihan diksi yang menekankan penderitaan korban sekaligus mengungkap ketidakadilan struktural. Dimensi teks menampilkan simbol-simbol seperti luka bakar, rumah boneka, dan papan catur yang sarat makna ideologis. Dimensi kognisi sosial memperlihatkan bagaimana masyarakat menormalisasi kekerasan ketika pelaku berasal dari keluarga berkuasa, sementara korban dari kelas bawah diabaikan. Dimensi konteks sosial menunjukkan lemahnya sistem hukum, ketidakpedulian institusi pendidikan, serta ketimpangan kelas yang melembaga dalam masyarakat Korea Selatan. Kesimpulannya, The Glory bukan hanya drama hiburan, melainkan juga teks budaya kritis yang membuka wacana tentang bullying, keadilan, kesenjangan sosial, dan budaya balas dendam sebagai respon atas kegagalan institusi formal.

Kata Kunci: Analisis Wacana Kritis, Drama Korea, Pesan Budaya, Teun A. van Dijk, The Glory

Dosen Pembimbing: Mubarok, Fikri Shofin | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
Divisions: Fakultas Ilmu Komunikasi
Fakultas Ilmu Komunikasi > Mahasiswa FIKOM - Skripsi Ilmu Komunikasi
Depositing User: Pustakawan 4 UNISSULA
Date Deposited: 05 Jan 2026 07:42
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/44122

Actions (login required)

View Item View Item