library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

Hubungan Kadar Serum Zinc dengan Antropometri dan Status Ekonomi Menengah ke Bawah pada Balita di Semarang

Detail Tugas Akhir

Hubungan Kadar Serum Zinc dengan Antropometri dan Status Ekonomi Menengah ke Bawah pada Balita di Semarang

Purnasari, Perez Wahyu and Mulyani, Sri Priyantini (2020) Hubungan Kadar Serum Zinc dengan Antropometri dan Status Ekonomi Menengah ke Bawah pada Balita di Semarang. [Experiment]

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
2020_1631498920.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (438kB)

Abstract

Latar Belakang: Indonesia termasuk wilayah risiko tinggi terjadinya defisiensi zinc berdasarkan prevalensi stunting dan kurang adekuatnya asupan zinc yang dinilai dari pola makan utama dan pendapatan perkapita. Zinc telah lama dikenal sebagai trace element penting dalam pertumbuhan karena berperan dalam aktifas kerja banyak enzim (metaloenzim) untuk pertumbuhan. Kesalahan dalam manajemen pemberian makanan sapihan (Makanan Pendamping ASI) balita yang tidak memenuhi kebutuhan zat gizi di masa pertumbuhan cepat menjadi faktor penyebab kegagalan pertumbuhan.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar zinc dengan panjang badan balita.
Metode: Penelitian ini merupakan studi cross sectional. Sampel penelitian merupakan bayi yang lahir di RSI Sultan Agung Semarang pada tahun 2017-2018. Seluruh responden diukur berat badan, panjang badan, lingkar kepala dan kadar zinc pada tahun 2020. Sampel darah diambil dari vena perifer dan diperiksa di Laboratorium GAKY RS Nasional Diponegoro, Semarang.
Hasil: Subjek penelitian sejumlah 56 balita yang terdiri dari 31 (55.4%) balita laki-laki dan 25 (44.6%) balita perempuan. Hasil z-score PB/U didapatkan 1 balita sangat pendek (1.8%), 3 balita pendek (5.4%), dan 52 balita normal (92.8%). Terdapat hubungan yang bermakna (p=0.019) dengan kekuatan lemah (-0.312) antara kadar zinc saat lahir dengan panjang badan saat ini.
Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara kadar zinc lahir dengan panjang badan balita setelah berusia 3 tahun.
Kata kunci: panjang badan, zinc, stunting

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints