library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

PENGARUH SECRETOME HYPOXIA MESENCHYMAL STEM CELLS (SH-MSCs) DAN MINOXIDIL TERHADAP KADAR VEGF DAN IL-1 (Studi Eksperimental In Vivo Tikus Jantan Galur Wistar Model Alopecia Like)

Detail Tugas Akhir

PENGARUH SECRETOME HYPOXIA MESENCHYMAL STEM CELLS (SH-MSCs) DAN MINOXIDIL TERHADAP KADAR VEGF DAN IL-1 (Studi Eksperimental In Vivo Tikus Jantan Galur Wistar Model Alopecia Like)

Prahalanitya, Okty (2025) PENGARUH SECRETOME HYPOXIA MESENCHYMAL STEM CELLS (SH-MSCs) DAN MINOXIDIL TERHADAP KADAR VEGF DAN IL-1 (Studi Eksperimental In Vivo Tikus Jantan Galur Wistar Model Alopecia Like). Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Magister Biomedik_MBK2423010459_fullpdf.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (3MB)
PDF
Text
Magister Biomedik_MBK2423010459_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (89kB)

Abstract

Latar Belakang: Alopecia adalah kondisi kerontokan rambut terkait stres oksidatif dan inflamasi, ditandai penurunan Vascular Endothelial Growth Factor (VEGF) serta peningkatan Interleukin-1 (IL-1). Secretome Hypoxia Mesenchymal Stem Cells (SH-MSCs) memiliki potensi regeneratif melalui efek antiinflamasi dan angiogenik. Minoxidil sebagai terapi standar meningkatkan vaskularisasi folikel rambut. Kombinasi SH-MSCs dan Minoxidil diharapkan memberi efek sinergis terhadap regulasi VEGF dan IL-1.
Metode: Penelitian eksperimental in vivo dilakukan pada 28 tikus jantan Wistar yang diinduksi fluconazole selama 14 hari untuk menciptakan model alopecia-like. Hewan uji dibagi empat kelompok: K1 (kontrol negatif, NaCl 0,9%), K2 (kontrol positif, Minoxidil 5%), K3 (perlakuan SH-MSCs), dan K4 (kombinasi SH-MSCs + Minoxidil 5%). Terapi diberikan selama 7 hari berupa Minoxidil 5% topikal dan/atau injeksi intradermal SH-MSCs 100 µL. Setelah terminasi, jaringan kulit diperiksa untuk kadar VEGF dan IL-1. Data dianalisis dengan ANOVA dan uji lanjut Tamhane.
Hasil: Terdapat perbedaan bermakna kadar VEGF dan IL-1 antar kelompok (p<0,001). Kelompok K4 menunjukkan VEGF tertinggi dan IL-1 terendah (p<0,001) dibanding kelompok lain. Hal ini menunjukkan kombinasi SH-MSCs dan Minoxidil memberikan efek sinergis dalam meningkatkan angiogenesis dan menekan inflamasi.
Kesimpulan: Kombinasi SH-MSCs dan Minoxidil lebih efektif dibandingkan terapi tunggal dalam meningkatkan VEGF dan menurunkan IL-1 pada tikus model alopecia-like.
Kata Kunci: Alopecia, SH-MSCs, Minoxidil, VEGF, IL-1, Secretome, Tikus Wistar.

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints