GAMBARAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG OLAHAN DAUN KELOR DALAM MENCEGAH ANEMIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANGETAYU KOTA SEMARANG
Berkas Tugas Akhir
Kebidanan_32102400121_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Anemia pada ibu hamil merupakan salah satu masalah kesehatan yang dapat meningkatkan risiko komplikasi pada ibu maupun janin. Daun kelor (Moringa oleifera) diketahui kaya zat besi, vitamin C, kalsium, protein, dan antioksidan yang bermanfaat dalam proses hematopoiesis serta pencegahan anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu hamil tentang olahan daun kelor dalam mencegah anemia di wilayah kerja Puskesmas Bangetayu Kota Semarang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik purposive sampling. Sampel penelitian berjumlah 44 responden ibu hamil trimester I dan II. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner berjumlah 11 pertanyaan yang telah diuji validitas dan reliabilitas (Cronbach’s Alpha = 0,904). Analisis data dilakukan secara univariat dan disajikan dalam distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berusia 20–35 tahun (77,3%), berpendidikan menengah (56,8%), dan bekerja sebagai ibu rumah tangga (68,2%). Tingkat pengetahuan ibu hamil tentang olahan daun kelor dalam mencegah anemia berada pada kategori baik sebanyak 20 responden (45,5%), kategori cukup 18 responden (40,9%), dan kategori kurang 6 responden (13,6%). Kesimpulan penelitian ini adalah sebagian besar ibu hamil memiliki pengetahuan baik mengenai manfaat olahan daun kelor dalam mencegah anemia, namun masih terdapat responden dengan pengetahuan kurang sehingga diperlukan edukasi gizi dan penyuluhan kesehatan secara berkesinambungan.
Kata kunci: Pengetahuan, Ibu hamil, Daun kelor, Anemia
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
