library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

ASPEK HUKUM PERJANJIAN KERJASAMA DENGAN HAK MEMBELI SAHAM KEMBALI PADA PT. RIZQITA SUKSES ABADI

Detail Tugas Akhir

ASPEK HUKUM PERJANJIAN KERJASAMA DENGAN HAK MEMBELI SAHAM KEMBALI PADA PT. RIZQITA SUKSES ABADI

SHOLIKAH, DIANITA IMROATUS (2025) ASPEK HUKUM PERJANJIAN KERJASAMA DENGAN HAK MEMBELI SAHAM KEMBALI PADA PT. RIZQITA SUKSES ABADI. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Magister Kenotariatan_21302300202_fullpdf.pdf
PDF
Text
Magister Kenotariatan_21302300202_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (488kB)

Abstract

Perjanjian kerja sama yang disertai dengan pengalihan saham secara sementara kepada pihak kedua, dengan mencantumkan hak bagi pihak pertama untuk membeli kembali saham tersebut setelah masa kerja sama berakhir, merupakan praktik yang lazim ditemui dalam lingkungan perseroan terbatas tertutup. Praktik ini umumnya dilengkapi dengan pemberian surat kuasa menjual dari pihak kedua kepada pihak pertama sebagai bentuk jaminan atas pelaksanaan pengembalian saham.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji aspek hukum dari bentuk perjanjian kerja sama tersebut, menilai keabsahan surat kuasa menjual dalam konteks pemindahan kembali saham kepada pihak semula, serta menganalisis praktik ini berdasarkan teori kepastian hukum dan teori kemanfaatan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan pendekatan kasus. Data diperoleh melalui studi dokumen, telaah terhadap peraturan perundang-undangan, literatur hukum, serta analisis terhadap akta notaris perjanjian kerja sama antara para pihak dalam perseroan terbatas tertutup.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perjanjian kerja sama yang memuat klausul hak untuk membeli kembali saham pada dasarnya sah menurut hukum perdata sepanjang memenuhi syarat sahnya perjanjian sebagaimana diatur dalam Pasal 1320 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Namun demikian, penggunaan surat kuasa menjual yang bersifat tidak dapat dicabut (irrevocable) dalam rangka pengembalian saham menimbulkan potensi penyelundupan hukum dan membuka ruang terjadinya ketidakpastian hukum dalam implementasinya. Dari sudut pandang teori kemanfaatan, skema ini dapat memberikan efisiensi dan manfaat praktis bagi para pihak, dengan catatan bahwa hak dan kewajiban para pihak diatur secara jelas serta terdapat perlindungan hukum yang seimbang.
Penelitian ini merekomendasikan agar pengaturan mengenai bentuk perjanjian kerja sama semacam ini diperjelas dalam dokumen internal perseroan, khususnya dalam anggaran dasar. Selain itu, setiap pemberian kuasa menjual dalam konteks buyback saham perlu dibatasi secara hukum dan dilengkapi dengan prosedur yang menjamin kepastian hukum serta keadilan bagi seluruh pihak yang terlibat.
Kata kunci : Perjanjian Kerjasama, hak membeli saham kembali, Perseroan terbatas tertutup

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints