library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

ANALISIS YURIDIS TERHADAP PENEGAKAN HUKUM PIDANA PELANGGARAN EKSPOR PASIR LAUT DI INDONESIA BERBASIS NILAI KEADILAN (STUDI PUTUSAN PN. TANJUNGKARANG NO. 267/PID.SUS/2019/PN TJK)

Detail Tugas Akhir

ANALISIS YURIDIS TERHADAP PENEGAKAN HUKUM PIDANA PELANGGARAN EKSPOR PASIR LAUT DI INDONESIA BERBASIS NILAI KEADILAN (STUDI PUTUSAN PN. TANJUNGKARANG NO. 267/PID.SUS/2019/PN TJK)

ROZZAQ, ABDUL (2025) ANALISIS YURIDIS TERHADAP PENEGAKAN HUKUM PIDANA PELANGGARAN EKSPOR PASIR LAUT DI INDONESIA BERBASIS NILAI KEADILAN (STUDI PUTUSAN PN. TANJUNGKARANG NO. 267/PID.SUS/2019/PN TJK). Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Magister Ilmu Hukum_20302300269_fullpdf.pdf
PDF
Text
Magister Ilmu Hukum_20302300269_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (96kB)

Abstract

Pelanggaran ekspor pasir laut di Indonesia merupakan bentuk kejahatan lingkungan yang berdampak luas terhadap keberlanjutan ekosistem laut dan keadilan sosial masyarakat pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penegakan hukum pidana terhadap pelanggaran ekspor pasir laut di Indonesia berbasis nilai keadilan, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya dan hambatan serta solusi dalam penegakan hukum pidana terhadap pelanggaran ekspor pasir laut di Indonesia berbasis nilai keadilan.
Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum normatif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). jenis data menggunakan jenis data kualitatif, sumber data menggunakan data sekunder. Metode pengumpulan data melalui studi kepustakaan, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif analisis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan hukum pidana terhadap pelanggaran ekspor pasir laut di Indonesia masih lemah secara substantif. Hal ini tergambar dalam Putusan Pengadilan Negeri Tanjungkarang Nomor 267/Pid.Sus/2019/PN Tjk, di mana terdakwa terbukti melakukan ekspor pasir laut secara ilegal tanpa izin yang sah, namun hanya dijatuhi hukuman ringan tanpa mempertimbangkan besarnya kerusakan ekologis yang ditimbulkan. Putusan ini tidak mencerminkan penerapan prinsip polluter pays dan keadilan antargenerasi sebagaimana diamanatkan dalam Teori Hukum Lingkungan Philippe Sands. Selain itu, ketidaktegasan dalam pemidanaan memperlihatkan kegagalan sistem hukum dalam mewujudkan keadilan ekologis dan sosial bagi masyarakat pesisir yang terdampak. Dalam perspektif Teori Keadilan John Rawls, kondisi ini menunjukkan ketimpangan distribusi beban dan manfaat hukum yang seharusnya melindungi kelompok paling rentan. Oleh karena itu, putusan tersebut mencerminkan pendekatan legalistik semata dan belum mencapai keadilan substantif yang ideal dalam konteks perlindungan sumber daya alam.

Kata kunci: Penegakan Hukum Pidana, Pelanggaran, Ekspor Pasir Laut.

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints