IMPLEMENTASI TERAPI MUROTTAL AL-QURAN DENGAN MASALAH KEHILANGAN (DUKACITA) DI KABUPATEN DEMAK
Berkas Tugas Akhir
Keperawatan (D3)_40902200040_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Latar Belakang : Kehilangan (Dukacita) dan proses berduka adalah elemen vital dalam perjalanan hidup setiap individu. Kehilangan (Dukacita) terjadi ketika seseorang terpisah dari sesuatu yang dulunya ada, sehingga hilang dari kehidupan, baik itu sebagian atau sepenuhnya. Sementara itu berduka mencerminkan reaksi emosional yang mengekspresikan rasa Kehilangan (Dukacita) yang dialami seseorang dan dapat menyebabkan perasaan sedih, gelisah, cemas, hingga kesulitan bernapas dan insomnia, serta gejala lainnya
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui asuhan keperawatan pada klien dengan masalah keperawatan Kehilangan (Dukacita) (berDukacita) yang diberikan implementasi keperawatan terapi murrotal Al-Quran untuk memberikan rasa kenyamananan pada klien.
Metode : Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah pendekatan studi kasus dimana data dikumpulkan melalui wawancara, pre-test, post-test serta analisa dokumen.
Hasil : Setelah dilakukan kunjungan selama tiga kali, diharapkan klien menunjukkan peningkatan kemampuan dalam menerima Kehilangan (Dukacita) secara verbal, berkurangnya intensitas menangis, penurunan fobia, kemarahan, dan kepanikan, serta membaiknya pola tidur dan kemampuan konsentrasi. Klien juga diharapkan dapat menerapkan strategi pengendalian emosi melalui terapi murottal serta menjalankan jadwal kegiatan harian yang telah disusun bersama pada hari pertama kunjungan, sehingga klien termotivasi dan mampu melaksanakannya secara mandiri di rumah.
Kesimpulan : Implementasi dilakukan selama tiga hari berturut-turut. Pada hari pertama, klien dikenalkan pada tahapan berduka dan diajarkan . Pada hari kedua, terapi relaksasi dan murottal dilanjutkan, disertai pendampingan emosional. Pada hari ketiga, kedua klien mulai menunjukkan perubahan positif: Ny. U tampak lebih tenang dan kooperatif, sementara Ny. S mulai menerima kenyataan dan menunjukkan penurunan frekuensi menangis serta berkurangnya kecemasan.
Kata Kunci :Kehilangan (Dukacita), Dukacita, tanda gejala berduka, asuhan keperawatan berduka
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
