HUBUNGAN ANTARA SELF-COMPASSION DAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS DENGAN GANGGUAN KESEHATAN MENTAL PADA MAHASISWA UNIVERSITAS SEMARANG
Berkas Tugas Akhir
Psikologi_30702100186_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-compassion dan kesejahteraan psikologis dengan gangguan kesehatan mental pada mahasiswa Universitas Semarang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan populasi mahasiswa aktif Universitas Semarang angkatan 2021-2024. Adapun metode pengambilan sampel penelitian ini menggunakan cluster random sampling dengan perolehan 150 responden. Pengambilan data penelitian ini menggunakan tiga skala yang pertama ialah skala gangguan kesehatan mental dengan menggunakan skala DASS-21 yang terdiri dari 21 aitem dengan reliabilitas sebesar 0,928. Skala kedua adalah skala self-compassion terdiri dari 20 aitem dengan reliabilitas sebesar 0,783. Skala ketiga kesejahteraan psikologis terdiri dari 33 aitem dengan reliabilitas sebesar 0,897. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji regresi berganda dan korelasi parsial. Hipotesis pertama dalam penelitian dianalisis dengan menggunakan metode regresi berganda. Hasil regresi berganda terdapat hubungan antara self-compassion dan kesejahteraan psikologis dengan gangguan kesehatan mental memperoleh koefisien sebesar R=0,599 dan F=41,097 dengan signifikansi p=0,000 (p<0,01). Hasil tersebut membuktikan terdapat hubungan yang sangat signifikan antara self-compassion dan kesejahteraan psikologis dengan gangguan kesehatan mental pada mahasiswa Universitas Semarang. Hipotesis kedua dilakukan analisis parsial menguji korelasi antara self- compassion dengan gangguan kesehatan mental yang mendapat hasil rx1y = -0,264 dengan taraf signifikansi p=0,001 (p<0,01), hal tersebut menunjukkan hipotesis kedua diterima yang artinya terdapat hubungan negatif yang sangat signifikan antara self-compassion dengan gangguan kesehatan mental pada mahasiswa Universitas Semarang. Hipotesis ketiga dilakukan analisis parsial menguji korelasi antara kesejahteraan psikologis dengan gangguan kesehatan mental yang mendapat hasil rx2y = -0,360 dengan taraf signifikansi p=0,000 (p<0,01), hal tersebut menunjukkan hipotesis ketiga diterima yang artinya terdapat hubungan negatif yang sangat signifikan antara kesejahteraan psikologis dengan gangguan kesehatan mental pada mahasiswa Universitas Semarang.
Kata kunci: gangguan kesehatan mental, kesejahteraan psikologis, self-compassion
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
