library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

ANALISIS KESIAPAN MODERNISASI IRIGASI STUDI KASUS DAERAH IRIGASI KEDUNGDOWO

Detail Tugas Akhir

ANALISIS KESIAPAN MODERNISASI IRIGASI STUDI KASUS DAERAH IRIGASI KEDUNGDOWO

NUGROHO, TUTUS PRATOMO (2025) ANALISIS KESIAPAN MODERNISASI IRIGASI STUDI KASUS DAERAH IRIGASI KEDUNGDOWO. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Magister Teknik Sipil_20202200065_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (167kB)
PDF
Text
Magister Teknik Sipil_20202200065_fullpdf.pdf

Abstract

Modernisasi Irigasi adalah sistem irigasi partisipatif dengan tujuan untuk efisiensi, efektifitas, dan irigasi yang berkelanjutan. Pilar (dasar) modernisasi irigasi yaitu Ketersediaan Air, Prasarana Irigasi, Sistem Pengelolaan, Institusi Pengelola, dan Sumber Daya Manusia. Saat ini modernisasi irigasi dilaksanakan pada Daerah Irigasi Kewenangan Provinsi dan Pusat, sedangkan Daerah Irigasi Kewenangan Kabupaten/Kota belum ada yang mengimplementasikannya, untuk itu perlu dilakukan Modernisasi Irigasi untuk Daerah Irigasi kewenangan Kabupaten/Kota. Analisis kesiapan modernisasi irigasi pada penelitian ini mengambil lokasi DI Kedungdowo yang merupakan kewenangan Kabupaten Jepara dengan luas layanan sebesar 300 hektar. Tujuan Penelitian ini untuk menganalisis kesiapan DI Kedungdowo menuju modernisasi irigasi dan menentukan prioritas penerapan pilar modernisasi irigasi.
Penelitian ini menggunakan data sekunder (Peta Daerah Irigasi, Skema Bangunan dan Jaringan irigasi, susunan organisasi, kelembagaan, curah hujan) yang diperoleh dari Dinas PUPR Kabupaten Jepara. Sedangkan data primer di peroleh melalui survey/wawancara kepada responden menggunakan metode RAP (Rapid Appraisal Procedure) sesuai Pedoman Teknis Modernisasi Irigasi untuk mendapatkan nilai Indeks Kesiapan Modernisasi Irigasi (IKMI). Penentuan prioritas kegiatan dalam pilar modernisasi irigasi dilakukan dengan Analytical Hierarchy Process (AHP).
Dari nilai IKMI di peroleh untuk Pilar Ketersediaan Air sebesar 14,11, Pilar Sarana dan Prasarana Irigasi sebesar 18,60, Pilar Sistem Pengelolaan sebesar 8,63, Pilar Institusi Pengelola sebesar 10,67, dan Pilar Sumber Daya Manusia sebesar 6,00, sehingga mendapatkan total Nilai Indeks Kesiapan Modernisasi Irigasi (IKMI) untuk DI Kedungdowo sebesar 58,02. Sesuai dengan pedoman teknis modernisasi irigasi termasuk dalam kategori cukup, hal ini berarti modernisasi di tunda dan dilakukan penyempurnaan sesuai dengan hasil IKMI antara 1 – 2 tahun. Penentuan prioritas pilar modernisasi irigasi menggunakan AHP dengan kriteria Perilaku, Ekonomi, Sosial, dan Tingkat Kesulitan dan sebagai alternatif adalah 5 pilar modernisasi irigasi di peroleh urutan prioritas yaitu Institusi Pengelola (0,245), Sistem Pengelolaan (0,238), Sumber Daya Manusia (0,221), Ketersediaan Air (0,157), dan Pilar Sarana dan Prasarana (0,139).
Kata Kunci : irigasi, modernisasi, AHP, prioritas

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints