library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

PERLINDUNGAN HUKUM KORBAN TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN BERBASIS KEADILAN PANCASILA (STUDI KASUS PUTUSAN NOMOR 160/PID.B/2024/PN SDA)

Detail Tugas Akhir

PERLINDUNGAN HUKUM KORBAN TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN BERBASIS KEADILAN PANCASILA (STUDI KASUS PUTUSAN NOMOR 160/PID.B/2024/PN SDA)

VIDEAWATY, VIDEAWATY (2025) PERLINDUNGAN HUKUM KORBAN TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN BERBASIS KEADILAN PANCASILA (STUDI KASUS PUTUSAN NOMOR 160/PID.B/2024/PN SDA). Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Magister Ilmu Hukum_20302400306_fullpdf.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (1MB)
PDF
Text
Magister Ilmu Hukum_20302400306_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (52kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan hukum terhadap korban tindak pidana pencurian dengan pemberatan berdasarkan perspektif keadilan Pancasila, dengan studi kasus Putusan Nomor 160/Pid.B/2024/PN Sda. Permasalahan yang dikaji meliputi dua hal, yaitu: bagaimana bentuk perlindungan hukum terhadap korban tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang sesuai dengan nilai-nilai keadilan Pancasila, serta apa saja kendala dan solusi dalam mewujudkan perlindungan hukum tersebut.
Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif, yakni dengan menelaah peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, serta putusan pengadilan yang relevan sebagai bahan hukum primer dan sekunder. Nilai-nilai keadilan Pancasila, terutama sila kedua dan kelima, digunakan sebagai landasan filosofis dalam menilai sejauh mana perlindungan hukum terhadap korban telah tercermin dalam sistem peradilan pidana.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap korban pencurian dengan pemberatan masih bersifat formal dan belum sepenuhnya mencerminkan keadilan substantif sebagaimana dimandatkan oleh Pancasila. Korban cenderung diposisikan sebagai pelapor atau saksi, bukan sebagai pihak yang memerlukan pemulihan hak-haknya. Selain itu, terdapat kendala dalam bentuk keterbatasan regulasi yang mengatur hak-hak korban secara komprehensif, kurangnya perspektif keadilan dalam proses peradilan, serta minimnya pemulihan berbasis restoratif.
Kata Kunci: Perlindungan Hukum, Korban, Pencurian dengan Pemberatan, Keadilan Pancasila, Putusan Pengadilan.

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints