Nagata, Apta Sadya (2025) HUBUNGAN HIPERTENSI DENGAN FUNGSI SISTOLIK PADA PASIEN GAGAL JANTUNG (Studi Observasi Analitik Pada Pasien Gagal Jantung di RSI Sultan Agung Semarang). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
![]() |
Text
Kedokteran Umum_30102100026_fullpdf.pdf |
![]() |
Text
Kedokteran Umum_30102100026_pernyataan_publikasi.pdf Restricted to Registered users only |
Abstract
Gagal jantung merupakan permasalahan dengan angka mortalitas dan morbiditas yang tinggi pada negara maju maupun negara berkembang. Salah satu penyebab gagal jantung adalah hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara hipertensi terhadap fungsi sistolik pada pasien gagal jantung di RSI Sultan Agung Semarang.
Penelitian dilaksanakan di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang. Penelitian analitik observasional ini menggunakan desain penelitian cross sectional dilakukan pada 437 pasien gagal jantung perode Januari 2019 - Agustus 2024 di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang. Hipertensi didapatkan dari rekam medis dibedakan berdasarkan derajat hipertensi dikategorikan menjadi: Stage 1 (140 – 159/90 – 99); Stage 2 (160 – 179/100 – 109); dan Stage 3 (≥180/110) Fungsi sistolik didapatkan dari pemeriksaan ekokardiografi diklasifikasikan menjadi Fraksi ejeksi terjaga (EF≥50), fraksi ejeksi menurun ringan (EF 41-49), fraksi ejeksi menurun (EF ≤40).
Hasil analisis data menujukan bahwa dari 153 pasien yang memiliki hipertensi stage 1, jumlah tertinggi terdapat pada kelompok HFpEF, dengan 74 pasien (48.4%). Sebaliknya, proporsi terendah ditemukan pada kelompok HFmrEF, dengan 37 pasien (24.2%). Data pasien dengan hipertensi stage 2 menunjukkan jika jumlah tertinggi terdapat pada kelompok HFpEF, dengan jumlah 70 pasien (40.5%), sedangkan untuk jumlah terendah adalah HFmrEF, dengan 41 pasien (23.7%). Data kelompok pasien dengan hipertensi stage 3 menunjukkan jika jumlah tertinggi adalah kelompok HFrEF, dengan 61 pasien (55%), dan jumlah terendah dapat ditemukan pada kelompok HFmrEF, dengan 24 pasien (21,6%). Pada uji korelasi Spearman didapatkan nilai p=0,000 (p<0,05) dengan nilai koefisien korelasi didapatkan nilai 0,223.
Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara hipertensi dengan fungsi sistolik jantung pada pasien gagal jantung di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang Periode Januari 2019 - Agustus 2024.
Kata kunci: Hipertensi, Fungsi Sistolik, Gagal jantung, Derajat Hipertensi
Dosen Pembimbing: | Abduh, M. Saugi and Istadi, Yani | UNSPECIFIED |
---|---|
Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
Divisions: | Fakultas Kedokteran Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter |
Depositing User: | Pustakawan 3 UNISSULA |
Date Deposited: | 29 Aug 2025 02:28 |
URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/41205 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |