ULHAQ, MUHAMMAD FAIQ DHIYA’ (2025) PENGARUH PEMBERIAN NANOEMULSI JAHE MERAH (Zingiber Officinale Var Rubrum Rhizoma) TERHADAP KADAR UREUM (Studi Eksperimental terhadap Tikus Jantan Galur Wistar yang Diinduksi Unilateral Ureteral Obstruction). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

[thumbnail of Kedokteran Umum_30102000118_fullpdf.pdf] Text
Kedokteran Umum_30102000118_fullpdf.pdf

| Download (3MB)
[thumbnail of Kedokteran Umum_30102000118_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Kedokteran Umum_30102000118_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (141kB)

Abstract

Jahe merah mempunyai kandungan flavonoid dan gingerol yang berperan sebagai antiinflamasi dan antioksidan. Kadar ureum merupakan salah satu indikator fungsi ginjal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh nanoelmulsi jahe merah terhadap kadar ureum pada tikus jantan galur wistar yang diinduksi unilateral ureteral obstruction (UUO).
Penelitian eksperimen dengan desain post test only control group menggunakan subjek uji tikus jantan galur wistar dibagi 5 kelompok secara acak yaitu kelompok normal (KN), kelompok negatif (K-), kelompok positif (K+), kelompok perlakuan 1 (P1), dan kelompok perlakuan 2 (P2). KN diberi pakan standar selama 22 hari, sedangkan K(+), K(-), P1, dan P2 diberi pakan standar selama 7 hari setelah itu diberi induksi UUO selama 8 hari. Kelompok K(+) dilanjut pemberian ibuprofen dosis 7,2mg/200gBB serta Kelompok P1 dan P2 dilanjut pemberian nanoemulsi jahe merah dosis 180 dan 360 mg/200 gBB pada hari ke-16 sampai ke-22. Sampel serum darah diambil pada hari ke-23 dilanjutkan pengukuran kadar ureum menggunakan metode enzimatik. Data yang diperoleh dianalisis uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk (P>0,05) dan uji homogenitas Levene Test (P<0,05). Data selanjutnya dilakukan uji One-Way ANOVA dan dilanjutkan Post Hoc Tamhnes
Data dilakukan uji parametrik One-Way ANOVA dan Post hoc Tamhane’s, rerata kadar ureum yaitu KN 15,42±1,61 mg/dL, K(-) 58,30±6,82 mg/dL, K(+) 48,08±2,67mg/dL, P1 20,82±3,15 mg/dL, dan P2 44,79±2,21mg/dL. Hasil uji statistik menyatakan bahwa terdapat perbedaan bermakna antara kelompok KN dengan K(-), K(+), dan P2 namun tidak berbeda signifikan dengan P1.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa nanoemulsi jahe merah berpengaruh terhadap kadar ureum pada tikus jantan galur wistar yang diinduksi UUO.
Kata kunci : UUO; nanoemulsi jahe merah; kadar ureum

Dosen Pembimbing: Masyhudi, Masyhudi and Sarosa, Hadi | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Depositing User: Pustakawan 3 UNISSULA
Date Deposited: 29 Aug 2025 02:27
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/41204

Actions (login required)

View Item View Item