library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

PERBANDINGAN HASIL PEMERIKSAAN SINDROM MATA KERING MENGGUNAKAN OSDI, CLDEQ-8 DAN TBUT (Studi Observasional Pada Pengguna Lensa Kontak Lunak di Fakultas Kedokteran Unissula)

Detail Tugas Akhir

PERBANDINGAN HASIL PEMERIKSAAN SINDROM MATA KERING MENGGUNAKAN OSDI, CLDEQ-8 DAN TBUT (Studi Observasional Pada Pengguna Lensa Kontak Lunak di Fakultas Kedokteran Unissula)

Safitri, Ifa Nur (2025) PERBANDINGAN HASIL PEMERIKSAAN SINDROM MATA KERING MENGGUNAKAN OSDI, CLDEQ-8 DAN TBUT (Studi Observasional Pada Pengguna Lensa Kontak Lunak di Fakultas Kedokteran Unissula). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Kedokteran Umum_30101900097_fullpdf.pdf
PDF
Text
Kedokteran Umum_30101900097_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (688kB)

Abstract

Sindrom mata kering (SMK) merupakan penyakit multifaktorial yang sering dikaitkan dengan penggunaan lensa kontak lunak. Penelitian ini bertujuan membandingkan hasil pemeriksaan SMK menggunakan Ocular Surface Disease Index (OSDI), Contact Lens Dry Eye Questionnaire-8 (CLDEQ-8), dan Tear Break- Up Time (TBUT) pada mahasiswa pengguna lensa kontak di Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sultan Agung. Penelitian ini merupakan studi observasional deskriptif dengan metode penelitian cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari
50 responden menggunakan teknik pengambilan sampel purposive. Data dikumpulkan melalui kuesioner OSDI dan CLDEQ-8 serta pemeriksaan TBUT, kemudian dianalisis secara deskriptif. Menunjukkan prevalensi SMK tertinggi terdeteksi oleh TBUT (64%), diikuti CLDEQ-8 (56%), dan OSDI (42%). Lama penggunaan lensa >1 tahun (58%) dan durasi >8 jam/hari (46%) berkorelasi positif dengan kejadian SMK. Temuan ini mengindikasikan bahwa metode objektif (TBUT) lebih sensitif mendeteksi gangguan stabilitas lapisan air mata dibanding kuesioner subjektif. Perbedaan hasil antara OSDI dan CLDEQ-8 diduga karena spesifisitas CLDEQ-8 dalam menilai gejala terkait lensa kontak. Penelitian ini menegaskan pentingnya kombinasi pemeriksaan subjektif dan objektif untuk diagnosis komprehensif SMK, terutama pada populasi pengguna lensa kontak dengan paparan durasi panjang.
Kata Kunci: Sindrom Mata Kering, OSDI, CLDEQ-8, TBUT, Lensa Kontak Lunak

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints