Anggraini, Dika (2025) HUBUNGAN ANTARA TINGKAT KEPARAHAN RHINITIS ALERGI DENGAN KUALITAS TIDUR Studi Observasional pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sultan Agung Semarang. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

[thumbnail of Kedokteran Umum_30101800048_fullpdf.pdf] Text
Kedokteran Umum_30101800048_fullpdf.pdf

| Download (4MB)
[thumbnail of Kedokteran Umum_30101800048_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Kedokteran Umum_30101800048_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Repository staff only

| Download (40kB)

Abstract

Latar belakang: Rhinitis alergi adalah penyakit inflamasi atau radang pada mukosa hidung akibat inisiasi reaksi hipersensitivitas oleh paparan alergen dengan mediasi immunoglobulin E (IgE). Gejala yang ditunjukkan oleh rhinitis alergi dapat mengganggu kualitas tidur, dan karena mahasiswa berada di kelompok usia rentan terkena rhinitis maka tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan tingkat keparahan rhinitis alergi dengan kualitas tidur pada mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) Unissula Semarang.
Metode: Penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian mahasiswa FK Unissula Semarang angkatan 2022 yang aktif berkuliah, tidak didiagnosis polip hidung, gangguan tidur ataupun mengonsumsi obat yang dapat memengaruhi kualitas tidur. Besar sampel diperoleh dari rumus Slovin dari 230 populasi dan margin error 5% maka dibutuhkan sekitar 147 mahasiswa sebagai subjek penelitian. Tingkat keparahan rhinitis dinilai dengan kuesioner Total Nasal Symptom Score (TNSS) sedangkan kualitas tidur dinilai dengan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) yang dibagikan secara langsung.
Hasil: dari 147 mahasiswa yang direkrut, rhinitis alergi ditemukan pada 44,9% mahasiswa dan kualitas tidur buruk dialami oleh sebagian besar mahasiswa (63,3%). Sebanyak 41,5% mahasiswa dengan rhinitis alergi memiliki kualitas tidur buruk, dan 55,1% dari mahasiswa tidak rhinitis alergi mempunyai kualitas tidur baik. Uji chi square diperoleh nilai p<0,001 dengan nilai RP=2,339 (IK95%: 1,771-3,090) dan nilai koefisien kontingensi sebesar 0,479.
Kesimpulan: Tingkat keparahan rhinitis alergi berhubungan dengan kualitas tidur mahasiswa FK Unissula Semarang dengan tingkat keeratan hubungan sedang. Kualitas tidur buruk 2,3 kali lebih mungkin pada mahasiswa yang menderita rhinitis alergi daripada mahasiswa yang tidak menderita.

Kata kunci: Kualitas tidur, keparahan rhinitis alergi

Dosen Pembimbing: Suparmi, Suparmi and Tjahyadewi, Shelly | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Depositing User: Pustakawan 3 UNISSULA
Date Deposited: 29 Aug 2025 02:23
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/41195

Actions (login required)

View Item View Item