SETIAWANG, AWANG (2025) ANALISIS KETERSEDIAAN DAN KEBUTUHAN SARANA PRASARANA PERMUKIMAN NELAYAN DI KELURAHAN GEMPULSEWU, KECAMATAN ROWOSARI, KABUPATEN KENDAL. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

[thumbnail of Perencanaan Wilayah dan Kota_31202300051_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Perencanaan Wilayah dan Kota_31202300051_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (297kB)
[thumbnail of Perencanaan Wilayah dan Kota_31202300051_fullpdf.pdf] Text
Perencanaan Wilayah dan Kota_31202300051_fullpdf.pdf

| Download (4MB)

Abstract

Permukiman Nelayan merupakan bagian integrasi dari kawasan pesisir yang memiliki strategis dalam mendukung aktivtas ekonomi sosial masyarakat pesissir. Kelurahan Gempulsewu, Kecamatan Rowosari, Kabupupaten Kendal merupakan salah satu kawasan permukiman nelayan yang masih menghadapi berbagai tantangan dalam penyediaan saran dan prasarana dasar yang layak. Permasalahan yang muncul antara lain adalah kerusakan jalan lingkungan, sistem drainase yang tidak optimal, sanitasi yang belum memadai, keterbatasan akses air besih, serta pengelolaan sampah yang belum terorganisir dengan baik. Kondisi ini diperparah dengan adanya bencana rob yang rutin melanda wilayah , memperburuk kualitas permukiman dan mengganggu aktivitas ekonomi nelayan.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketersediaan dan kebutuhan sarana-prasarana permukiman nelayan di Kelurahan Gempulsewu, serta mengevaluasi kesenjangan antara kondisi aktual dengan kebutuhan ideal berdasarkan Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan persepsi masyarakat. Metode penelitian metode penelitian yang digunakan adalah mixed methods, menggabungkan pendekatan kualitatif melalui kuisioner dan pendekatan kualitatif melalui observasi dan wawancara. Teknik analisis meliputi analisis desktriptif , analisis gap , serta pengukuran kualitas layanan menggunakan model SERVQUAL.
Hasil Penelitian menunjukan bhawa sebagain besar sarana dan prasarana permukiman belum memenuhi standar yang ditetapkan. Air bersih masih bergantung pada sumur galian (52,9%) dan sumur pompa (25,2%), dengan hanya 33,7% masyarakat menilai arti tersebut layak konsumsi. Fasilitas sanitasi belum merata, dengan 10,9% responden tidak memilii jamban pribadi. Sebanayk 54% masyarakat membuang sampah ke TPS, namun hanya 10,5% yang mendapatkan layanan pengakutan rutin. Hasil pengukuran SERVQUAL mengindikasikan adanya kesenjangan antara harapan dan persepsi masyarakat terhadap lyanan sarana prasarana . Kesenjangan terbesar terjadia pada dimensi tangibles dan reliability.
Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kualitas dan cakupan saran dasar seperti air bersih, sanitasi, draianse, serta pengelolaan sampah secara terpadu dengan melibatkan masyarakat dalam proses perencanaan. Pendekatan berbasis data persepsi warga diharapakan dapat menjadi landasan perencanaan pembangunan permukiman nelayan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Kata kunci : Ketersediaan, Kebutuhan, Permukiman Nelayan, Sarana dan Prasarana, Gap Analysis, kualitas layanana, persepsi masyarakat.

Dosen Pembimbing: Rahman, Bobby | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions: Fakultas Teknik
Fakultas Teknik > Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota (Planologi)
Depositing User: Pustakawan 3 UNISSULA
Date Deposited: 29 Aug 2025 01:33
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/41028

Actions (login required)

View Item View Item