library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

PELAKSANAAN PRINSIP KEHATI-HATIAN DALAM PEMBUATAN AKTA TANAH UNTUK MENGINDARI TERJADINYA DUPLIKASI SERTIPIKAT TANAH DI KOTA AMBON

Detail Tugas Akhir

PELAKSANAAN PRINSIP KEHATI-HATIAN DALAM PEMBUATAN AKTA TANAH UNTUK MENGINDARI TERJADINYA DUPLIKASI SERTIPIKAT TANAH DI KOTA AMBON

SYAFI’I, MUHAMMAD YUSUP (2025) PELAKSANAAN PRINSIP KEHATI-HATIAN DALAM PEMBUATAN AKTA TANAH UNTUK MENGINDARI TERJADINYA DUPLIKASI SERTIPIKAT TANAH DI KOTA AMBON. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Magister Kenotariatan_21302300087_fullpdf.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (1MB)
PDF
Text
Magister Kenotariatan_21302300087_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (278kB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan prinsip kehati-hatian oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) dalam pembuatan akta tanah untuk mencegah duplikasi sertipikat tanah di Kota Ambon. Duplikasi sertipikat tanah merupakan permasalahan serius di Kota Ambon dengan tercatat 8 kasus dalam kurun waktu 14 tahun terakhir (2010-2023), meskipun jumlahnya lebih kecil dibandingkan kota-kota besar di Indonesia. Situasi ini diperparah oleh beberapa faktor khas Kota Ambon, yaitu sistem penguasaan tanah adat (tanah petuanan/tanah negeri), dampak konflik sosial tahun 1999 yang menyebabkan banyak dokumen pertanahan rusak atau hilang, serta kelemahan administrasi pertanahan.
Penelitian menggunakan metode yuridis empiris dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Data diperoleh melalui wawancara dengan PPAT dan pejabat Kantor Pertanahan Kota Ambon, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan PPAT di Kota Ambon telah menerapkan prinsip kehati-hatian melalui beberapa langkah: pemeriksaan identitas dan kewenangan para pihak, pemeriksaan keabsahan sertipikat tanah, verifikasi dokumen pendukung, koordinasi dengan Kantor Pertanahan dan instansi terkait, pemberian penyuluhan hukum kepada para pihak, dan penolakan pembuatan akta jika ada indikasi ketidakbenaran data.
Upaya meningkatkan efektivitas penerapan prinsip kehati-hatian meliputi: peningkatan ilmu dan pengetahuan, modernisasi sistem pelayanan pertanahan, standarisasi layanan dan prosedur, pemberdayaan organisasi profesi, penguatan penegakan hukum, serta penguatan mekanisme pengawasan dan pembinaan. Berdasarkan analisis SWOT, peningkatan efektivitas penerapan prinsip kehati-hatian PPAT di Kota Ambon memerlukan pendekatan komprehensif dengan memanfaatkan kekuatan dan peluang yang ada, serta mengatasi kelemahan dan mengantisipasi ancaman.
Keywords: Principle of prudence, PPAT, land deed, certificate duplication, Ambon City

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints