FITRIA, YUSIAN ERI (2025) REKONSTRUKSI REGULASI PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK KORBAN BULLYING DENGAN REHABILITASI MEDIS PSIKOSOSIAL RELIGIUS BERDASARKAN NILAI KEADILAN YANG BERBASIS NILAI KEADILAN. Doctoral thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

[thumbnail of Program Doktor Ilmu Hukum_10302200242_fullpdf.pdf] Text
Program Doktor Ilmu Hukum_10302200242_fullpdf.pdf

| Download (1MB)
[thumbnail of Program Doktor Ilmu Hukum_10302200242_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Program Doktor Ilmu Hukum_10302200242_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (2MB)

Abstract

Bullying merupakan perilaku negatif yang mengakibatkan seseorang dalam
keadaan tidak nyaman atau terluka dan biasanya terjadi berulang-ulang yang
ditandai dengan adanya ketidakseimbangan kekuasaan antara pelaku dan korban.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan menemukan regulasi
perlindungan hukum terhadap anak korban bullying dengan rehabilitasi psikososial
belum berkeadilan; untuk menganalisis dan menemukan regulasi kelemahan yang
timbul dalam regulasi perlindungan hukum terhadap anak korban bullying dengan
rehabilitasi psikososial berdasarkan nilai keadilan; untuk rekonstruksi regulasi
perlindungan hukum terhadap anak korban bullying dengan rehabilitasi medis
psikososial religius berdasarkan nilai keadilan.
Metode penelitian menggunakan paradigma konstruktivisme, dengan
metode pendekatan yuridis sosiologis, dan tipe penelitian deskriptif. Jenis dan
sumber data menggunakan data sekunder yang berupa bahan hukum primer, bahan
hukum sekunder, dan bahan hukum tersier. Metode pengumpulan data
menggunakan kepustakaan, dan metode analisis kualitatif.
Hasil penelitian adalah: 1). Regulasi perlindungan hukum terhadap anak
korban bullying dengan rehabilitasi psikososial belum berkeadilan bahwa
seyogyanya hukum memegang peranan untuk memberikan kepastian hukum
terhadap anak yang menjadi korban bullying; 2). Kelemahan regulasi perlindungan
hukum terhadap anak korban bullying dengan rehabilitasi psikososial saat ini terdiri
dari aspek substansi hukum, struktur hukum dan budaya hukum. Kelemahan dari
aspek substansi hukum adalah bahwa Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002
tentang Perlindungan Anak telah diubah melalui Undang-Undang Nomor 35 Tahun
2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang
Perlindungan Anak yang salah satu perubahannya menitikberatkan pada
pemberatan sanksi pidana terhadap pelaku tindak pidana terhadap anak. Kelemahan
dari aspek struktur hukum adalah bahwa aparat penegak hukum harus bersinergi
dalam memberikan perlindungan anak terhadap korban bullying, sehingga setiap
kebijakan dalam upaya memberikan perlindungan terhadap anak tidak terjadi
tumpeng tindih kewenangan. Kelemahan dari aspek budaya hukum adalah
lemahnya peran masyarakat sehingga diperlukan sosialisasi peran antar elemen
masyarakat; 3). Rekonstruksi regulasi perlindungan hukum terhadap anak korban
bullying dengan rehabilitasi medis psikososial religius berdasarkan nilai keadilan
terdiri dari rekonstruksi nilai dan norma. Rekonstruksi nilai nya adalah regulasi
perlindungan hukum terhadap anak korban bullying yang dulunya belum berbasis
keadilan kini regulasi perlindungan hukum terhadap anak korban bullying dengan
rehabilitasi medis psikososial religius sudah berdasarkan nilai keadilan.
Rekonstruksi norma pada Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang
Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan
Anak Pasal 59A,76 C , Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Tentang
Perlindungan Anak Pasal 4.
Kata Kunci : Rekonstruksi, Regulasi, Rehabilitasi, Bullying

Dosen Pembimbing: Wahyuningsih, Sri Endah and Hafidz, Jawade | nidn628046401, nidn0620046701
Item Type: Thesis (Doctoral)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Pascasarjana
Pascasarjana > Program Doktor Ilmu Hukum
Depositing User: Pustakawan 3 UNISSULA
Date Deposited: 23 May 2025 07:10
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/40218

Actions (login required)

View Item View Item