library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

AKIBAT HUKUM PEMALSUAN IDENTITAS DIRI PENGHADAP DALAM PEMBUATAN AKTA AUTENTIK (Studi Putusan Pengadilan Negeri Demak No. 125/Pid.B/2020/PN Dmk)

Detail Tugas Akhir

AKIBAT HUKUM PEMALSUAN IDENTITAS DIRI PENGHADAP DALAM PEMBUATAN AKTA AUTENTIK (Studi Putusan Pengadilan Negeri Demak No. 125/Pid.B/2020/PN Dmk)

WASITO, WASITO (2025) AKIBAT HUKUM PEMALSUAN IDENTITAS DIRI PENGHADAP DALAM PEMBUATAN AKTA AUTENTIK (Studi Putusan Pengadilan Negeri Demak No. 125/Pid.B/2020/PN Dmk). Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Magister Kenotariatan_21302300305_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (433kB)
PDF
Text
Magister Kenotariatan_21302300305_fullpdf.pdf

Abstract

Pemalsuan identitas diri dalam pembuatan akta Autentik merupakan permasalahan hukum yang dapat mengancam kepastian hukum dan keabsahan dokumen Autentik. Akta Autentik memiliki kekuatan pembuktian yang sempurna, namun praktik pemalsuan identitas sering kali terjadi dalam berbagai transaksi hukum, sehingga berpotensi menimbulkan kerugian bagi para pihak yang terlibat serta mencederai integritas lembaga notariat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akibat hukum dari pemalsuan identitas diri penghadap dalam pembuatan akta Autentik serta perlindungan hukum bagi notaris terhadap tindakan tersebut, dengan studi kasus pada Putusan Pengadilan Negeri Demak Nomor 125/Pid.B/2020/PN Dmk. Masalah utama yang diangkat adalah bagaimana pemalsuan identitas memengaruhi keabsahan akta dan apa implikasi hukumnya bagi para pihak yang terlibat.

Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif, artinya penelitian dilakukan dengan menggunakan metode pendekatan studi kepustakaan dan pendekatan perundang-undangan (statue approach). Jenis data Jenis data menggunakan data sekunder yang diperoleh studi pustaka. Analisis dalam penelitian ini bersifat preskriptif

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemalsuan identitas diri dalam akta Autentik dapat menyebabkan akta tersebut batal demi hukum, dengan implikasi berupa kerugian materiil dan immateriil bagi pihak-pihak yang terlibat. Selain itu, tanggung jawab hukum notaris menjadi sorotan, terutama ketika terdapat kelalaian dalam proses verifikasi identitas. Penelitian ini merekomendasikan penguatan regulasi terkait mekanisme verifikasi identitas dan peningkatan kompetensi notaris untuk mencegah kasus serupa di masa mendatang.

Kata Kunci: pemalsuan identitas, akta Autentik, akibat hukum, notaris.

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints