library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

PENGARUH PENAMBAHAN STYROFOAM DAN TULANGAN PADA CAMPURAN BETON TERHADAP KUAT LENTUR BETON

Detail Tugas Akhir

PENGARUH PENAMBAHAN STYROFOAM DAN TULANGAN PADA CAMPURAN BETON TERHADAP KUAT LENTUR BETON

Satya, Burhan Anis and Fahrezi, Mareno Daryl (2025) PENGARUH PENAMBAHAN STYROFOAM DAN TULANGAN PADA CAMPURAN BETON TERHADAP KUAT LENTUR BETON. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Teknik Sipil_30202100057_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (55kB)
PDF
Text
Teknik Sipil_30202100057_fullpdf.pdf

Abstract

Beton adalah material yang lumayan berat, dengan densitas mencapai 2400 kg/m3 serta yang sifatnya dapat penghantaran panas yang baik. Beton menjadi pilihan bagi banyak orang, karena dapat mengurangi beban mati pada suatu struktur beton serta menekan kemampuan penghantaran panasnya. Sebuah beton tergolong sebagai beton ringan apabila memiliki massa berat kurang dari 1800 kg/m3. Penggunaan styrofoaam sebagai substitusi agregat kasar dalam beton ringan dapat menurunkan kekuatan tekan bersama dengan penambahan persentase styrofoam, ini disebabkan oleh sifat styrofoam yang dapat dimampatkan. Diperlukan jenis metode penguatan, salah satunya adalah dengan penambahan baja tulangan. Pada penelitian ini, peneliti memeliki tujuan yaitu untuk membandingkan kekuatan lentur antara beton normal dan beton bertulang styrofoam. Selain itu, penelitian ini juga menganalisis dampak penambahan styrofoam sebagai agregat halus terhadap kapasitas lentur balok.
Pada penelitian ini menggunakan tujuh beton sampel benda uji berupa balok dengan ukuran panjang 60 cm, lebar 15 cm, dan tinggi 15 cm. dengan presentase styrofoam 3%,5%, 7% dengan 2 benda uji di setiap variasi nya.
Hasil uji lentur pada beton normal didapat hasil rata-rata 2,76 MPa dan untuk beton ringan didapat hasil tertinggi rata-rata 4,59 MPa dan terendah 2,76 MPa. Sedangan beton bertulang styrofoam didapat hasil tertinggi dengan rata-rata 4,32 dan terendah 4,06 MPa.
Kata kunci : styrofoam, kuat lentur, beton bertulang.

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints