HUBUNGAN MOTIVASI DAN PENGETAHUAN TENTANG FIBROADENOMA MAMMAE DENGAN TINDAKAN PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) PADA MAHASISWI NON KESEHATAN DI UNIVERSITAS ISLAM SULTAN AGUNG
Berkas Tugas Akhir
Ilmu Keperawatan_30902100169_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Latar Belakang: Kasus fibroadenoma mammae dapat meningkatkan risiko
kanker payudara dan dapat muncul kembali jika tidak dicegah dengan baik.
Melakukan SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri) dapat mengurangi risiko
kanker payudara dengan mendeteksi tumor dan kanker lebih awal. Perilaku
SADARI pada Perempuan untuk deteksi dini kanker payudara masih sangat
rendah. Beberapa faktor yang mempengaruhi Tindakan untuk melakukan
SADARI antara lain pengetahuan, sikap, dan motivasi.
Tujuan: Mengetahui hubungan motivasi dan pengetahuan tentang Fibroadenoma
Mammae dengan Tindakan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) pada
mahasiswi non Kesehatan di Universitas Islam Sultan Agung.
Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian analisis kuantitatif dengan
pendekatan cross-sectional (potong lintang). Jumlah sampel 361 mahasiswi non
Kesehatan. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Teknik
purposive sampling dengan menggunakan uji korelasi uji Sommers’d.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan motivasi tentang
fibroadenoma mammae dengan Tindakan pemeriksaan payudara sendiri
(SADARI) (p value = 0,00), kekuatan korelasi lemah (r = 0,28) dan adanya
hubungan pengetahuan tentang fibroadenoma mammae dengan Tindakan
pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) (p value = 0,00), kekuatan korelasi
lemah (r = 0,28).
Simpulan: Ada hubungan motivasi dan pengetahuan tentang fibroadenoma
mammae dengan Tindakan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) pada
mahasiswa non Kesehatan yang signifikan (p value<0,05)
Kata kunci
: Fibroadenoma mammae, SADARI, Mahasiswi
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
