library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

PENGARUH PEMBERIAN EXOSOME HYPOXIA MESENCHYMAL STEM CELLS (EH-MSCs) TERHADAP KADAR TGF-β DAN PDGF (Studi Eksperimental in Vivo Pada Tikus model Alopecia-like yang diinduksi Fluconazole)

Detail Tugas Akhir

PENGARUH PEMBERIAN EXOSOME HYPOXIA MESENCHYMAL STEM CELLS (EH-MSCs) TERHADAP KADAR TGF-β DAN PDGF (Studi Eksperimental in Vivo Pada Tikus model Alopecia-like yang diinduksi Fluconazole)

Puspitasari, Yoshi (2025) PENGARUH PEMBERIAN EXOSOME HYPOXIA MESENCHYMAL STEM CELLS (EH-MSCs) TERHADAP KADAR TGF-β DAN PDGF (Studi Eksperimental in Vivo Pada Tikus model Alopecia-like yang diinduksi Fluconazole). Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Magister Biomedik_MBK2322010395_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (2MB)
PDF
Text
Magister Biomedik_MBK2322010395_fullpdf.pdf

Abstract

Latar Belakang: Alopecia adalah kondisi kerontokan rambut yang dapat berdampak signifikan pada kualitas hidup dan kesejahteraan psikologis. Penelitian menunjukkan bahwa Transforming Growth Factor-β (TGF-β) dan Platelet-Derived Growth Factor (PDGF) memiliki peran penting dalam regulasi siklus pertumbuhan rambut. Eksosom dari sel punca mesenkim (Exosome Hypoxia Mesenchymal Stem Cells, EH-MSCs) diketahui mengandung molekul bioaktif yang dapat mendukung regenerasi jaringan dan mengatur siklus rambut. Namun, studi mengenai pengaruh EH-MSCs terhadap kadar TGF-β dan PDGF pada model alopecia masih terbatas.
Metode: Studi eksperimental in vivo secara Randomized Post Test only Control Group Design. Penelitian ini menggunakan model tikus wistar jantan yang diinduksi alopecia oleh fluconazole. Tikus dibagi menjadi lima kelompok perlakuan, termasuk kelompok kontrol sehat, kontrol fluconazole, terapi minoxidil, serta dua dosis injeksi EH-MSCs (100 µg/kgBB dan 200 µg/kgBB). Analisis kadar TGF-β dan PDGF dilakukan menggunakan metode ELISA pada sampel kulit tikus. ANOVA satu arah dengan pengujian hubungan antar kelompok, dilakukan uji Post Hoc LSD diterapkan dalam pemeriksaan statistik perbedaan antar kelompok perlakuan.
Hasil: Dibandingkan dengan kelompok kontrol, analisis kadar TGF-β pada K4 (28,47 ± 1,64) dan K5 (34,14 ± 1,77) tertinggi. Di sisi lain, kadar PDGF pada K4 (7,42 ± 0,09) dan K5 (8,68 ± 0,40) tertinggi. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dosis 200 µg/kgBB EH-MSC dapat meningkatkan kadar TGF-β dan PDGF secara signifikan.
Kesimpulan: Terdapat pengaruh pemberian (Exosome hypoxia mesenchymal stem cell) EH-MSC dosis 100 μg/kgBB dan 200 μg/kgBB terhadap peningkatan kadar TGF-β pada tikus model alopecia-like dibandingkan dengan kelompok control.

Kata Kunci: alopecia-like, TGF-β, PDGF dan EH-MSCs

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints