library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

EFEK TABLET EKSTRAK KLOROFIL KATUK (Sauropus androgynus (L.) Merr.) TERHADAP DERAJAT KERUSAKAN KARDIOMIOSIT Studi Eksperimental pada Tikus yang diberi Pakan Mengandung Aflatoksin B1

Detail Tugas Akhir

EFEK TABLET EKSTRAK KLOROFIL KATUK (Sauropus androgynus (L.) Merr.) TERHADAP DERAJAT KERUSAKAN KARDIOMIOSIT Studi Eksperimental pada Tikus yang diberi Pakan Mengandung Aflatoksin B1

Maulana, Robby Artha (2025) EFEK TABLET EKSTRAK KLOROFIL KATUK (Sauropus androgynus (L.) Merr.) TERHADAP DERAJAT KERUSAKAN KARDIOMIOSIT Studi Eksperimental pada Tikus yang diberi Pakan Mengandung Aflatoksin B1. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Kedokteran Umum_30102100181_fullpdf.pdf
PDF
Text
Kedokteran Umum_30102100181_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (44kB)

Abstract

Kontaminasi makanan oleh aflatoksin B1 (AfB1) memicu peningkatan kerusakan derajat kardiomisoit melalui peningkatan stress oksidatif pada organ jantung. Oleh karena itu, diperlukan antioksidan untuk menetralisir radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian tablet ekstrak klorofil katuk (TEKDK) terhadap derajat kerusakan kardiomiosit tikus yang diberi pakan mengandung AfB1.
Penelitian ini menggunakan post-test only control group design menggunakan tikus jantan galur Sprague Dawley sebanyak 48 ekor. Tikus dibagi menjadi 8 yaitu K1 (kontrol normal dengan pakan standart ), K2 (AfB1 tanpa intervensi ), K3 (AfB1 + TEKDK dosis 0,016 mg /200 g), K4 (AfB1 + TEKDK dosis 0,16 mg /200 g), K5 (AfB1 + TEKDK dosis 1,6 mg /200 g), K6 (AfB1 + TEKDK dosis 16 mg /200 g), K7 (AfB1 + diberi TEKDK dosis 160 mg /200 g), dan K8 (AfB1 + kapsul silymarin 46,9 mg /200 g). Pengamatan derajat kerusakan kardiomiosit menggunakan pewarnaan HE pada jantung dan diamati pada mikroskop dengan perbesaran 400×.
Derajat kerusakan kardiomiosit K1 sebesar 0±0, K2 sebesar 0±0, K3 sebesar 0,3±0,40, K4 sebesar 0,83±0,81, K5 sebesar 0, 67±0,51, K6 sebesar 0,5±0,98, K7 sebesar 0,63±0,81 dan K8 sebesar 16,7±0,4. Hasil uji Kruskall Wallis tidak menunjukkan minimal terdapat 1 pasang kelompok yang memiliki derajat kerusakan kardiomiosit secara signifikan (p<0,05). Uji Post Hoc Mann Whitney menunjukkan pemberian TEKDK pada K3, K5, K6 dan K7 tidak berpengaruh signifikan (p>0,05) meningkatkan derajat kerusakan kardiomiosit dibandingkan dengan K2.
Pemberian tablet ekstrak klorofil katuk (TEKDK) tidak berpengaruh terhadap derajat kerusakan kardiomiosit tikus yang diberi pakan mengandung AfB1.

Kata Kunci: Tablet Ekstrak Klorofil Daun Katuk (TEKDK), Aflatoxin B1, rerata derajat kerusakan kardiomisoit

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints