HUBUNGAN ANTARA TINGKAT SPIRITUALITAS DENGAN SELF PAIN MANAGEMENT PADA PASIEN DENGAN PENYAKIT PALIATIF
Berkas Tugas Akhir
Ilmu Keperawatan_30902100053_fullpdf.pdf
Restricted to Registered users only
Ilmu Keperawatan_30902100053_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Latar Belakang: Spiritualitas adalah konsep yang luas dengan berbagai dimensi dan
perspektif yang ditandai adanya perasaan keterikatan kepada sesuatu yang lebih besar
dari diri kita yang disertai dengan usaha pencarian makna dalam hidup, self pain
management adalah proses dimana pasien dengan nyeri membuat keputusan untuk
mengelola nyerinya.
Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif. Sampel yang digunakan
adalah Pasien dengan penyakit paliatif yaitu CHF dan Kanker di RSI Sultan Agung
Semarang. Teknik yang digunakan adalah cross sectional sebanyak 225 responden.
Penelitian ini menggunakan Analisa Univariat dan Analisa Bivariat.
Hasil: Dari Hasil yang didapat bahwa responden paling banyak ada di usia 56-70 tahun
(49,3%), jenis kelamin mayoritas perempuan (67,6%), pendidikan mayoritas Sekolah
Menengah Atas (29,8%), Agama mayoritas Islam (98,2%), Pekerjaan mayoritas
Wiraswasta (46,2%), Lama Menderita rata-rata 6-10 tahun (47,6%), Diagnosa Medis
mayoritas Kanker (52,9%). Tingkat Spiritualitas terbanyak ada di kategori tinggi
(64,0%). Self Pain Management terbanyak ada di kategori Baik (70,2%), Hasil P value
0,000 (<0,05) maknanya terdapat hubungan antara tingkat spiritualitas dengan self pain
management
Simpulan: Dari hasil penelitian yang didapat dapat disimpulkan bahwa ada hubungan
yang signifikan antara tingkat spiritualitas dengan self pain management pada pasien
dengan penyakit paliatif di RSI Sultan Agung Semarang
Kata Kunci: Tingkat Spiritualitas, Self Pain Management
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
