library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

HUBUNGAN FASE ENDOMETRIUM DENGAN KEJADIAN AKNE VULGARIS PADA MAHASISWI FK UNISSULA (Studi Observasional pada Mahasiswi FK UNISSULA)

Detail Tugas Akhir

HUBUNGAN FASE ENDOMETRIUM DENGAN KEJADIAN AKNE VULGARIS PADA MAHASISWI FK UNISSULA (Studi Observasional pada Mahasiswi FK UNISSULA)

Yunus, Nur Anisa (2025) HUBUNGAN FASE ENDOMETRIUM DENGAN KEJADIAN AKNE VULGARIS PADA MAHASISWI FK UNISSULA (Studi Observasional pada Mahasiswi FK UNISSULA). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Kedokteran Umum_30102100156_fullpdf.pdf
PDF
Text
Kedokteran Umum_30102100156_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (154kB)

Abstract

Akne vulgaris (AV) merupakan kelainan inflamasi kulit kronis disebabkan oleh Cornybacterium acnes yang menyerang unit pilosebasea dan dapat menyebabkan lesi non-inflamasi (komedo terbuka dan tertutup), lesi inflamasi (papula, pustula, dan nodul). Salah satu faktor resikonya ialah fase endometrium. Kadar hormon kita berubah saat ovulasi. Kadar androgen, terutama testosteron, mencapai puncaknya. Hal ini merangsang produksi sebum, yang dapat menyebabkan timbulnya AV. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan fase endometrium terhadap kejadian akne vulgaris pada mahasiswa FK UNISSULA.
Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional pada 31 sampel yang dipilih secara acak sesuai kriteria inklusi dan ekslusi didapatkan 18 orang sampel pada mahasiswi angkatan 2021 – 2022 FK UNISSULA. Selanjutnya, sampel akan dilakukan pengamatan timbul atau bertambahnya lesi didiagnosis oleh dokter spesialis kulit dan kelamin melalui data yang telah dilakukan pengambilan berupa foto saat penelitian berlangsung. Kedua data berskala nominal dianalisis dengan uji Chi-square menggunakan SPSS versi 26. Data variable AV dibagi menjadi ya dan tidak sedangkan variabel fase endometrium dibagi menjadi timbul dan tidaknya lesi.
Hasil penelitian terhadap 18 responden pada ssaat pengambilan data yang dilakukan tanggal 13 desember didapatkan bahwa responden berjumlah 6 orang (33%) berada pada fase sekretorik, 5 orang (28%) pada fase mentruasi dan fase proliferatif.sebanyak 7 orang (39%). Hasil analisis uji korelasi contingency coefficiant pada fase endometrium terhadap kejadian akne vulgaris didapatkan p value 0.025 (p ≤ 0,05 dengan nilai korelasi 0.539.
Terdapat hubungan fase endometrium terhadap kejadian akne vulgaris pada mahasiswa FK UNISSULA.

Kata kunci : Kejadian akne vulgaris, Fase endometrium

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints