library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

EFEK ANTIPIRETIK INFUSA TEMU PUTIH (Curcuma zedoaria Rosc.)PADA TIKUS PUTIH JANTAN Studi eksperimental terhadap tikus putih jantan galur wistar yang diinduksi vaksin DPT

Detail Tugas Akhir

EFEK ANTIPIRETIK INFUSA TEMU PUTIH (Curcuma zedoaria Rosc.)PADA TIKUS PUTIH JANTAN Studi eksperimental terhadap tikus putih jantan galur wistar yang diinduksi vaksin DPT

Roaeni, Roaeni (2015) EFEK ANTIPIRETIK INFUSA TEMU PUTIH (Curcuma zedoaria Rosc.)PADA TIKUS PUTIH JANTAN Studi eksperimental terhadap tikus putih jantan galur wistar yang diinduksi vaksin DPT. Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
KTI _ROAENI_012096016_Cover.pdf
PDF
Text
KTI _ROAENI_012096016_Daftar Isi.pdf
PDF
Text
KTI _ROAENI_012096016_Intisari.pdf

Abstract

Demam adalah suatu keadaan suhu tubuh diatas 37,2oC, akibat peningkatan pusat pengatur suhu dihipotalamus yang dipengaruhi oleh IL-1, IL-6, TNF-α dan INF. Infusa temu putih memiliki kandungan flavonoid dapat digunakan sebagai alternatif untuk penurunan suhu tubuh dengan menginhibisi enzim cyclooxygenase di otak pada biosintesis prostaglandin. Penelitian ini bertujuan mengetahui efek antipiretik yang dapat mempengaruhi suhu tubuh tikus putih jantan galur wistar yang telah diinduksi DPT 0,2 ml.
Penelitian ini merupakan eksperimen dengan rancangan penelitian pre and post test control group design menggunakan tikus putih jantan galur wistar di bagi 5 kelompok secara random. Kelompok Kontrol sebagai kelompok kontrol negatif aquadest, kelompok dosis ITP 1, 0,7 ml, kelompok dosis ITP 2, 1,4 ml, kelompok dosis ITP 3, 2,1 ml, dan kelompok kontrol positif dengan parasetamol. Sebelum perlakuan, tikus diinduksi vaksin DPT 0,2 ml(im), pengukuran suhu pertama dilakukan 2 jam setelah pemberian vaksin dan pengukuran kedua dilakukan 1 jam setelah pemberian infusa temu putih.
Hasil pengukuran suhu tubuh tikus di uji denganuji Saphiro Wilk .Data pada kelima kelompok perlakuan berdistribusi normal karena memiliki nilai signifikansi p<0,05, Hasil uji levene test menunjukkan bahwa nilai suhu pre_post antar kelompok berasal dari populasi yang tidak homogen dengan nilai p = 0,040 (P < 0,05), pada uji kruskal wallispre-post test (T0-T1) antara kelompok kontrol dengan dosis ITP 1, ITP 2, ITP 3 dan parasetamol terdapat perbedaan yang bermakna (p<0,05).
Berdasarkan penelitian diatas, dapat disimpilkan bahwa pemberian infusa temu putih dapat menurunkan suhu tubuh tikus putih jantan galur wistar yang diinduksi vakin DPT.

Kata kunci : infusa temu putih, suhu tubuh, Vaksin DPT.

Informasi Item

Item Type Thesis (Undergraduate)
Subjects R Medicine > R Medicine (General)
Divisions Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Mahasiswa FK - Skripsi Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Date Deposited 03 Aug 2015 06:50
Last Modified 03 Aug 2015 06:50
URI https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/39

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints