PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN KEMANGI (Ocimum basilicum L.) TERHADAP KADAR IL-8 Studi Eksperimental Terhadap Tikus Putih Galur Wistar Yang Dipapar Asap Rokok
Berkas Tugas Akhir
Kedokteran Umum_30102100032_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Kadar IL-8 merupakan salah satu parameter untuk menilai terjadinya proses inflamasi dalam tubuh. Peningkatan kadar IL-8 dapat disebabkan oleh paparan radikal bebas, salah satunya paparan asap rokok. Daun kemangi (Ocimum basilicum L.) memiliki sifat antiinflamasi dan antioksidan melalui mekanisme penghambatan aktivasi Nuclear Factor Kappa-β (NF-kβ). Penelitian ini dilakukan untuk mengeahui pengaruh pemberian ekstrak daun kemangi (Ocimum basilicum L.) terhadap kadar IL-8 pada tikus putih galur wistar yang dipapar asap rokok.
Penelitian ini bersifat eksperimental dengan sampel 25 ekor tikus putih galur wistar dan dibagi menjadi 5 kelompok randomisasi yaitu kelompok normal, kontrol negatif, kontrol positif, perlakuan 1, dan perlakuan 2. Penelitian tersebut dilakukan selama 13 hari yaitu 7 hari adaptasi, 5 hari perlakuan, dan hari ke-6 analisa kadar IL-8. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan SPSS statistik uji ANOVA dan uji Post-Hoc LSD.
Hasil rerata kadar IL-8 pada K1 sebesar 40.46 pg/mL, K2 sebesar 94.41 pg/mL, K3 sebesar 47.23 pg/mL, K4 sebesar 55.85 pg/mL, dan K5 sebesar 43.54 pg/mL. Analisis hasil uji Shapiro-Wilk diperoleh data normal (p<0,05), uji Levene Test diperoleh data homogen (p>0,05), uji ANOVA diperoleh setidaknya 2 kelompok berbeda signifikan (p<0,005), dan uji Post-Hoc LSD menunjukkan perbedaan antar semua kelompok (p<0,05).
Kesimpulan dari hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pemberian ekstrak daun kemangi (Ocimum basilicum L.) terhadap kadar IL-8 pada tikus putih galur wistar yang dipapar asap rokok.
Kata kunci:
Ekstrak daun kemangi, IL-8, vitamin E, antiinflamasi
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
