library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

PENGARUH PEMBERIAN GEL SECRETOME HYPOXIA MESENCHYMAL STEM CELL TERHADAP EKSPRESI MAKROFAG M2 (CD163) (Studi In Vivo Pada Tikus Model Luka Diabetik)

Detail Tugas Akhir

PENGARUH PEMBERIAN GEL SECRETOME HYPOXIA MESENCHYMAL STEM CELL TERHADAP EKSPRESI MAKROFAG M2 (CD163) (Studi In Vivo Pada Tikus Model Luka Diabetik)

FALAH, ARIQ (2025) PENGARUH PEMBERIAN GEL SECRETOME HYPOXIA MESENCHYMAL STEM CELL TERHADAP EKSPRESI MAKROFAG M2 (CD163) (Studi In Vivo Pada Tikus Model Luka Diabetik). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Kedokteran Umum_30102100028_fullpdf.pdf
PDF
Text
Kedokteran Umum_30102100028_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (60kB)

Abstract

Latar belakang: Luka diabetik merupakan salah satu komplikasi tersering pada pasien diabetes mellitus. Proses penyembuhan luka pada pasien diabetes terganggu karena tidak dapat beralihnya fase inflamasi ke proliferasi. Makrofag M2 adalah sel imun yang berperan dalam proses anti- inflamasi, dan dapat memodulasi sitokin inflamasi. Terapi berbasis sel punca semakin diperkenalkan ke dalam pendekatan terapeutik karena dapat memperbaiki jaringan, mempromosikan angiogenesis dan remodelling.
Metode: Studi eksperimental menggunakan posttest only control group design. Tikus putih jantan galur Wistar sebanyak 25 ekor diberi luka s dan dibagi 5 kelompok secara acak. SH: kelompok tikus sehat diberi luka, K-: kontrol negatif diberi Base gel, K+: kontrol positif diberi gentamycin 200mg, P1: perlakuan 1 tikus model luka diabetik dengan pemberian gel SH-MSCs dosis 200 μL dalam 200 mg gel P2: perlakuan 2 tikus model luka diabetik dengan pemberian gel SH-MSCs dosis 400 μL dalam 200mg gel
Hasil: Penelitian ini menunjukkan peningkatan ekspresi CD163 yang signifikan p=0,002; Uji post hoc LSD didapatkan nilai P<0,05 pada kelompok P2 dibandingan dengan K+, sedangkan didapatkan nilai P>0,05 antara kelompok P1 dibandingkan K+ dan P1 dibandingkan P2
Kesimpulan: Gel SH-MSCs pada kedua dosis berpengaruh secara signifikan terhadap kadar M2 pada tikus model luka diabetik.
Kata kunci: Makrofag M2, luka diabetik, gel, SH-MSCs

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints