library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

AN ANALYSIS OF THE FOUR TASKS OF MOURNING AND COPING STYLE BASED ON J. WILLIAM WORDEN'S THEORY IN THE RABBIT HOLE (2010) FILM

Detail Tugas Akhir

AN ANALYSIS OF THE FOUR TASKS OF MOURNING AND COPING STYLE BASED ON J. WILLIAM WORDEN'S THEORY IN THE RABBIT HOLE (2010) FILM

MASLICHAH, MASLICHAH (2025) AN ANALYSIS OF THE FOUR TASKS OF MOURNING AND COPING STYLE BASED ON J. WILLIAM WORDEN'S THEORY IN THE RABBIT HOLE (2010) FILM. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Sastra Inggris_30802100028_fullpdf.pdf
PDF
Text
Sastra Inggris_30802100028_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (1MB)

Abstract

Penelitian ini menganalisis empat tugas dalam berkabung yang dialami oleh
tokoh utama dalam film Rabbit Hole dan bagaimana strategi penanganan duka
berdasarkan pendekatan psikologis teori J. William Worden. Tokoh utama Becca
dan Howie merupakan pasangan yang memiliki seorang anak laki-laki bernama
Danny, yang secara tidak sengaja meninggal dalam sebuah kecelakaan mobil.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk menganalisis
data. Terdapat dua jenis data, yaitu data primer dan data sekunder. Data primer
diperoleh dari dialog, monolog, dan narasi dalamnaskah film. Sedangkan data
sekunder diperoleh dari artikel, jurnal internasional, buku, dan situs-situs yang
berkaitan dengan topik penelitian. Data dikumpulkan melalui beberapa tahap yaitu
menonton film disertai pembacaan naskah, mengidentifikasi data baik dialog
maupun narasi, mengklasifikasikan data, dan mengurangi data.
Berdasarkan hasil penelitian, peneliti menemukan dua poin. Pertama, Becca
dan Howie telah melalui empat tugas berkabung yang terdiri dari menerima
kenyataan akan kehilangan, memproses rasa sakit karena berduka, menyesuaikan
diri dengan dunia tanpa almarhum, dan menemukan cara untuk mengenang
almarhum dengan meneruskan sisa perjalanan hidup. Kedua, dalam hal strategi
penanganan duka, mereka pada awalnya cenderung menggunakan penanganan
penghindaran, seperti pengalihan perhatian, penarikan diri dari pergaulan, dan
penggunaan obat-obatan terlarang yang memberikan ketenangan sementara tetapi
tidak menyelesaikan masalah yang mendasar . Namun, mereka juga menunjukkan
perubahan ke arah penanganan emosional aktif, seperti keterlibatan dalam
kelompok dukungan yang membantu mereka dalam proses penyembuhan
emosional.
Kata kunci: psikoanalisis, empat tugas dalam berkabung, strategi penanganan
duka, j. william worden

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints