FATIMAH, DEWI (2012) GAMBARAN SIKAP BIDAN TERHADAP PENERAPAN STANDAR 4 ( EMPAT ) PELAYANAN KEBIDANAN DI BIDAN PRAKTIK MANDIRI RANTING 1 KOTA SEMARANG. Undergraduate thesis, Fakultas Keperawatan UNISSULA.
Preview |
Text
Cover.pdf |
Preview |
Text
Abstrak.pdf |
Preview |
Text
Daftar Isi.pdf |
Preview |
Text
Daftar Pustaka.pdf |
Abstract
Latar Belakang: Setiap Kehamilan dapat berkembang menjadi komplikasi
maternal dan menyebabkan kematian yang dipengaruhi oleh dua sebab yaitu
secara langsung dan tidak langsung (Sarwono, 2008; h. 54 ).Untuk
meminimalkan terjadinya kematian maternal terdapat standar pelayanan
kebidanan yang didalamnya terdapat standar pelayanan antenatal untuk
mendeteksi dini resiko kehamilan. Bidan sebagai tenaga kesehatan sangat
berperan penting dalam dorongan dan kesadaran untuk menerapkan standar 4
pelayanan antenatal. Dari hasil penelitian yang lalu di Puskesmas Mijen Kota
Semarang didapatkan hasil 30 Bidan terdapat 26 orang tidak sesuai standar dan
sisanya 4 orang sesuai standar.
Tujuan dari penelitian: untuk mengetahui gambaran sikap bidan terhadap
penerapan standar 4 pelayanan kebidanan di kota semarang.
Jenis penelitian: deskriptif menggunakan pendekatan cross sectional dengan
jumlah 30 responden. Analisa dalam penelitian ini menggunakan komputer.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden berumur
20 – 40 tahun sebanyak sebanyak 30 bidan (57%), bidan berpendidikan D3
Kebidanan sebanyak 44 bidan (83% ), bidan yang bersikap positif sebanyak 30
bidan (57%).
Kata Kunci : sikap, standar 4 pelayanan kebidanan.
Kepustakaan : 15 pustaka (2000 s/d 2011)
Dosen Pembimbing: | UNSPECIFIED | UNSPECIFIED |
---|---|
Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
Divisions: | Fakultas Ilmu Keperawatan Fakultas Farmasi > Kebidanan |
Depositing User: | Users 725 not found. |
Date Deposited: | 07 Apr 2016 03:20 |
Last Modified: | 07 Apr 2016 03:20 |
URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/3882 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |