library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

PERAN SERTA LEMBAGA SWADAYA MASYARAKAT (LSM) DALAM PENYELESAIAN SENGKETA LINGKUNGAN HIDUP DI JAWA TENGAH

Detail Tugas Akhir

PERAN SERTA LEMBAGA SWADAYA MASYARAKAT (LSM) DALAM PENYELESAIAN SENGKETA LINGKUNGAN HIDUP DI JAWA TENGAH

Chrisnawari, Erna (2004) PERAN SERTA LEMBAGA SWADAYA MASYARAKAT (LSM) DALAM PENYELESAIAN SENGKETA LINGKUNGAN HIDUP DI JAWA TENGAH. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
032005272.pdf

Abstract

Pembangunan di bidang ekonomi merupakan salah satu kebijakan pemerintah yang diarahkan untuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyat. Di sisi lain pembangunan menimbulkan dapat negatif diantaranya adalah kerusakan dan pencemaran yang mengancam kelestarian fungsi lingkungan hidup, kerusakan fungsi lingkungan hidup yang baik dan sehat.
Hasil penelitian yang disusun dalam bentuk skripsi ini mengambil judul Peran Serta Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dalam Penyelesaian Sengketa Lingkungan Hidup di Jawa Tengah, dimaksudkan untuk mengetahui peran serta Lembaga Swadaya Masyarakat dan pelaksanaannya dalam penyelesaian sengketa lingkungan hidup di Jawa Tengah serta mengetahui hambatan-hambatan yang dihadapi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dalam pelaksanaan penyelesaian sengketa lingkungan hidup di Jawa Tengah dan cara mengatasinya.
Lembaga swadaya masyarakat sebagai wahana masyarakat yang bertujuan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan berperan serta dalam pengelolaan lingkungan hidup dengan cara terlibat dalam kegiatan penyelesaian sengketa lingkungan hidup.
Penelitian hukuni ini menggunakan metode penelitian yuridis sosiologis. Aspek yuridisnya meliputi Undang-Undang, Peraturan-Peraturan yang mengatur tentang lingkungan hidup dan perar, serta Lembaga Swadaya Masyarakat. Sedangkan aspek sosiologisnya meliputi peran serta Lembaga Swadaya Masyarakat dalam penyelesaian sengketa lingkungan hidup. Penelitian mengambil sampel penelitian hukum di Lembaga Bantuan Hukum Semarang dan Badan Pengelolaan dan Pengendalian Dampak Lingkungan (BAPPEDAL).
Peran serta LSM dalam penyelesaian sengketa lingkungan hidup merupakan peran imperatif karena harus dilakukan untuk mewujudkan visi dan misi Lembaga Swadaya Masyarakat serta melaksanakan Undang-Undang No. 23 Tabrın 1997 tentang pengelolaan lingkungan hidup. Kegiatan LSM dalam penyelesaian sengketa lingkungan hidup meliputi upaya preventif dan upaya represif. Upaya preventif meliputi identifikasi masalah lingkungan hidup, pendidikan kritis kepada masyarakat. Upaya represif meliputi pengorganisasian masyarakat dan pendampingan masyarakat.
Dalam melaksanakan penyelesaian sengketa lingkungan hidup, LSM mengalami hambatan-hambatan. Hambatannya meliputi penegakan hukum lingkungan yang cenderung tidak pernah dilakukan oleh aparat yang bertanggung jawab dalam pelaksanaannya, adanya konflik horisontal antar masyarakat, ierbalasnya kemampuan sumber daya manusia yang berada dalam struktur pemerintah. Sehingga penyelesaian sengketa yang ada tidak efektif, kebijakan pemerintah yang cenderung mengalahkan kepentingan kelestarian fungsi lingkungan hidup, peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang alat bukti menyebabkan kesulitan mencari alat bukti tentang pencemaran dan mahalnya biaya penelitian limbah.
Kata kunci: Peran serta Lembaga Swadaya Masyarakat dalam penyelesaian sengketa lingkungan hidup

Informasi Item

Item Type Thesis (Undergraduate)
Subjects K Law > K Law (General)
Divisions Fakultas Hukum
Fakultas Hukum > Mahasiswa FH - Skripsi Ilmu Hukum
Date Deposited 04 Feb 2025 06:56
URI https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/38396

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints