library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

URGENSITAS TINDAKAN TEMBAK MATI DI TEMPAT OLEH KEPOLISIAN TERHADAP BEGAL DENGAN KEKERASAN

Detail Tugas Akhir

URGENSITAS TINDAKAN TEMBAK MATI DI TEMPAT OLEH KEPOLISIAN TERHADAP BEGAL DENGAN KEKERASAN

Wiranto, Arief (2024) URGENSITAS TINDAKAN TEMBAK MATI DI TEMPAT OLEH KEPOLISIAN TERHADAP BEGAL DENGAN KEKERASAN. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Magister Ilmu Hukum_20302300302_fullpdf.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (1MB)
PDF
Text
Magister Ilmu Hukum_20302300302_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (46kB)

Abstract

Dilematis dalam menyikapi fenomena tembak mati pelaku begal oleh Kepolisian menjadi perhatian seluruh pihak. Secara umum, perbuatan membegal jelas kriminal dan harus dihukum. Pihak Kepolisian harus mempertimbangkan tindakan apa yang akan diambil dalam hal pemakaian kekuatan ini berdasarkan kepada tingkat bahaya ancaman yang dilakukan pelaku begal. Oleh karena itu profesionalisme dan pemahaman secara komprehensif mengenai dasar suatu tindakan yang dilakukan dari pihak kepolisian sangatlah diperlukan agar tidak terjadi sebuah ketimpangan hukum apalagi sampai terjadi pelanggaran HAM.
Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisa (1) dimensi kriminologis terhadap fenomena begal sadistis di Indonesia, (2) legitimasi hukum tindakan tembak mati pelaku begal oleh perangkat Kepolisian, (3) konsep hukum kebijakan represif yang efektif untuk menghadapi realitas meningkatnya kriminalitas begal di Indonesia.
Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif. Spesifikasi penelitian ini bersifat deskriptif analitis. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder. Data sekunder adalah data yang diperoleh dari penelitian kepustakaan yang terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: (1) Penyebab faktor terjadinya tindak kejahatan begal ditinjau dari sisi kriminologi, yaitu salah satu teori dalam usaha mencari dan meneliti sebab-sebab kejahatan dalam lingkungan masyarakat. Terdapat beberapa teori berbeda dengan teori-teori lainnya, teori dari aspek sosiologis memiliki alasan-alasan penyebab kejahatan didalam lingkungan sosial. (2) Tindakan tembak di tempat terhadap tersangka merupakan suatu bentuk perintah dari atasan kepolisian terhadap anggotanya yang bertugas di lapangan untuk menangkap tersangka pidana, namun prosedur pelaksanaannya telah diatur secara jelas dalam Peraturan Kapolri Nomor 8 Tahun 2009. (3) Tindakan tembak mati terhadap pelaku kriminal jalanan harus dilihat secara luas. Meskipun tindakan ini bisa menurunkan tingkat kriminalitas di satu daerah, tembak mati pelaku begal ini bertentangan dengan hak asasi manusia (HAM) dan bisa menimbulkan extrajudicial killing (pembunuhan di luar hukum).

Kata Kunci: Tembak Mati, Kepolisian, Begal.

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints