library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

PENGARUH ESKTRAK DAUN KEMANGI TERHADAP KADAR INTERLEUKIN 10 (IL-10) PADA TIKUS GALUR WISTAR DENGAN HIPERKOLESTROLEMIA (Studi Eksperimental Terhadap Tikus Galur Wistar yang Diinduksi Telur Puyuh)

Detail Tugas Akhir

PENGARUH ESKTRAK DAUN KEMANGI TERHADAP KADAR INTERLEUKIN 10 (IL-10) PADA TIKUS GALUR WISTAR DENGAN HIPERKOLESTROLEMIA (Studi Eksperimental Terhadap Tikus Galur Wistar yang Diinduksi Telur Puyuh)

Dhyarendra, Raden Rayhan Aria (2024) PENGARUH ESKTRAK DAUN KEMANGI TERHADAP KADAR INTERLEUKIN 10 (IL-10) PADA TIKUS GALUR WISTAR DENGAN HIPERKOLESTROLEMIA (Studi Eksperimental Terhadap Tikus Galur Wistar yang Diinduksi Telur Puyuh). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Kedokteran Umum_30102000146_fullpdf.pdf
PDF
Text
Kedokteran Umum_30102000146_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (48kB)

Abstract

Hiperkolesterolemia menjadi resiko utama aterosklerosis, dimana tingkat kolesterol tinggi dalam tubuh dapat meningkatkan reactive oxygen species (ROS), sehingga menyebabkan inflamasi yang ditandai dengan kenaikan kadar IL-10. Oleh karena itu diperlukan antioksidan sebagai antiinflamasi, salah satunya adalah daun kemangi (Ocimum basilicum L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak etanol daun kemangi terhadap kadar IL-10 pada tikus putih galur wistar yang diinduksi telur puyuh.
Jenis penelitian eksperimental dengan posttest-only control group design. Sebanyak 24 tikus putih dibagi dalam 4 kelompok yaitu kelompok normal (K1), kelompok induksi telur puyuh (K2), kelompok induksi telur puyuh dan ekstrak etanol daun kemangi 700mg/KgBB (K3), serta kelompok induksi telur puyuh dan ekstrak etanol daun kemangi 1200 mg/KgBB (K4). Induksi telur puyuh sebanyak 10 ml/KgBB diberikan secara oral dan ekstrak etanol daun kemangi secara oral selama 14 hari. Kadar IL-10 diukur menggunakan ELISA.
Hasil rerata kadar IL-10 pada K1 sebesar 95.64 ± 0.227 pg/mL, K2 22.10 ± 0,095 pg/mL, K3 72.10 ± 0,178 pg/mL, dan K4 81.15 ± 0,225 pg/mL. Selanjutnya analisis data dengan uji Anova didapatkan p = 0,000 yang menunjukkan paling tidak, ada dua kelompok yang berbeda signifikan. Hasil uji Post-Hoc LSD didapatkan perbedaan signifikan antara K1 dengan K2, K3, dan K4, antara K2 dengan K3, dan K4, serta antara K3 dengan K4.
Dari hasil tersebut disimpulkan bahwa pemberian ekstrak etanol daun kemangi berpengaruh terhadap kadar IL-10 pada tikus putih galur wistar dengan kondisi hiperkolesterolemia.

Kata Kunci: Ekstrak Etanol Daun Kemangi, IL-10, Aterosklerosis, Hiperkolesterolemia.

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints