HERLAMBANG, BOY (2024) REKONSTRUKSI REGULASI PENYELESAIAN RESTORATIVE JUSTICE PERKARA TINDAK PIDANA DALAM PROSES PENYIDIKAN DI KEPOLISIAN YANG BERBASIS NILAI KEADILAN. Doctoral thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

[thumbnail of Program Doktor Ilmu Hukum_10302100231_fullpdf.pdf] Text
Program Doktor Ilmu Hukum_10302100231_fullpdf.pdf

| Download (1MB)
[thumbnail of Program Doktor Ilmu Hukum_10302100231_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Program Doktor Ilmu Hukum_10302100231_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (2MB)

Abstract

Tujuan dari penulisan disertasi ini adalah Untuk menggali dan
menganalisis Rekonstruksi regulasi penyelesaian restorative justice perkara tindak
pidana dalam proses penyidikan di kepolisian, Untuk menganalisa terhadap Faktorfaktor

apa yang mempengaruhi dan kendala-kendala apa yang dihadapi dalam
konstruksi hukum berkaitan dengan penyelesaian restorative justice perkara tindak
pidana dalam proses penyelidikan dan penyidikan di kepolisian. Dan Untuk
merekonstruksi hukum berkaitan dengan penyelesaian restorative justice perkara
tindak pidana dalam proses penyelidikan dan penyidikan di kepolisian.
Metode penelitian ini menggunakan paradigma positivisme hukum (legal
positivism paradigm) dan paradigma post positivisme hukum (legal post positivism
paradigm) dengan metode pendekatan yuridis sosiologis untuk memecahkan
masalah penelitian dengan meneliti data sekunder dan data primer dengan
menemukan kenyataan hukum yang dialami di lapangan serta metode deskriptif
kualitatif, yakni dimana data yang diperoleh kemudian disusun secara sistematis
sehingga akan diperoleh gambaran yang komperhensif, dimana nantinya data akan
dipaparkan secara deskriptif.
Hasil Penelitian ini menemukan Rekonstruksi regulasi penyelesaian
restorative justice perkara tindak pidana dalam proses penyelidikan dan penyidikan
di kepolisian yang berbasis nilai keadilan : 1). Pasal 109 ayat KUHAP
direkonstruksi dengan menggunakan pola pikir dan atau teori Hukum Progresif
2). Eksistensi Rekonstrukasi Regulasi Penyelesaian Restorative Justice Perkara
Tindak Pidana Dalam Proses Penyelidikan dan Penyidikan Di Kepolisian. Saran
Agar pelaksanaan setiap diskresi benar-benar sesuai dengan harapan, maka baik
oleh pelaku (subjek) diskresi maupun sasaran (objek) diskresi seyogianya harus
saling bersedia dan mampu mawas diri. Kesediaan introspeksi, disamping
retrospeksi, diharap dapat mendorong penggunaan diskresi secara benar, baik dan
bertanggungjawab, sehingga dengan demikian, maka tidak tertutup kemungkinan
bahwa diskresi akan berdampak pada terwujudnya pemerintahan yang baik. Agar
pelaksanaan setiap diskresi benar-benar sesuai dengan harapan, maka baik oleh
pelaku (subjek) diskresi maupun sasaran (objek) diskresi seyogianya harus saling
bersedia dan mampu mawas diri. Kesediaan introspeksi, disamping retrospeksi,
diharap dapat mendorong penggunaan diskresi secara benar, baik dan
bertanggungjawab, sehingga dengan demikian, maka tidak tertutup kemungkinan
bahwa diskresi akan berdampak pada terwujudnya pemerintahan yang baik.

Kata kunci : Rekonstuksi Regulasi, Restoratif Justice, Tindak Pidana

Dosen Pembimbing: Mashdurohatun, Anis | nidn0621057002
Item Type: Thesis (Doctoral)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Pascasarjana
Pascasarjana > Program Doktor Ilmu Hukum
Depositing User: Pustakawan 4 UNISSULA
Date Deposited: 05 Feb 2025 02:23
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/37478

Actions (login required)

View Item View Item