library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

REGULASI PERLINDUNGAN DAN PENGELOLAAN PEMANFAATAN SUMBER DAYA KELAUTAN BERBASIS NILAI KEADILAN

Detail Tugas Akhir

REGULASI PERLINDUNGAN DAN PENGELOLAAN PEMANFAATAN SUMBER DAYA KELAUTAN BERBASIS NILAI KEADILAN

Utami, Retno Galuh Trengga (2024) REGULASI PERLINDUNGAN DAN PENGELOLAAN PEMANFAATAN SUMBER DAYA KELAUTAN BERBASIS NILAI KEADILAN. Doctoral thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Program Doktor Ilmu Hukum_10301900128_fullpdf.pdf
PDF
Text
Program Doktor Ilmu Hukum_10301900128_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (2MB)

Abstract

Sumber daya kelautan memiliki kedudukan penting di indonesia, yang
tersebar disebagian wilayah Indonesia sehingga di butuhkah regulasi yang
jelas,baik dan tegas untuk mengatur perlindungan pengelolaan pemanfaatan sumber
daya kelautan di Indonesia guna menjamin tidak terjadinya kerusakan lingkungan,
secara hukum pengaturan terkait Perlindungan Pengelolaan Pemanfaatan Sumber
Daya Kelautan di Indonesia diatur dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2014
Tentang Kelautan. Namun sampai saat ini pengelolaan pemanfaatan sumber daya
kelautan di Indonesia masih menjadi salah satu penyebab kerusakan lingkungan dan
konflik sosial dimasyarakat karena dalam pemberian izin lokasi pengelolaan
pemanfaatan sumber daya kelautan tidak mengutamakan kearifan lokal. Tujuan dari
penulisan ini untuk menganalisis regulasi perlindungan dan pengelolaan
pemanfaatan sumber daya kelautan yang belum berbasis keadilan, Untuk
menganalisis kelemahan-kelemahan regulasi perlindungan dan pengelolaan
pemanfaatan sumber daya kelautan saat ini, untuk merekonstruksi regulasi
perlindungan dan pengelolaan pemanfaatan sumber daya kelautan yang berbasis
keadilan ekologis, Paradigma dalam penelitian disertasi ini ialah konstruktivisme.
Metode pendekatan yang gunakan dalam penelitian ini hukum kualitatif dan yuridis
sosiologis, yang menghasilkan rekonstruksi hukum perlindungan dan pengelolaan
pemanfaatan sumber daya kelautan yang belum berbasis keadilan yaitu pada Pasal
49 “Setiap orang yang melakukan pemanfaatan ruang Laut secara menetap yang
tidak memiliki izin lokasi dan tidak mengutamakan kearifan lokal sebagaimana
dimaksud dalam Pasal 47 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6
(enam) tahun dan pidana denda paling banyak Rp20.000.000.000,00 (dua puluh
miliar rupiah)“ Pasal 47 ayat (1)“Setiap orang yang melakukan pemanfaatan ruang
Laut secara menetap di wilayah perairan dan wilayah yurisdiksi wajib memiliki izin
lokasi dan mengutamakan kearifan lokal. Dan dapat digunakan oleh pembuat
Undang-Undang dan Pemerintah agar mempertimbangkan pemberian izin lokasi
penelolaan pemanfaatan sumber kelautan harus mengutamakan kearifan lokal
sesuai dengan formulasi baru yang di temukan dalam penelitian ini

Kata Kunci: Rekonstruksi, Perlindungan, Pengeloaan pemanfatan, sumber daya
kelautan

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints