MAHFUD, MOHAMMAD (2024) TINJAUAN HUKUM TERHADAP PECANDU NARKOTIKA PERSPEKTIF REHABILITASI BERBASIS NILAI KEADILAN. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
![]() |
Text
Magister Ilmu Hukum_20302200247_fullpdf.pdf |
![]() |
Text
Magister Ilmu Hukum_20302200247_pernyataan_publikasi.pdf Restricted to Registered users only |
Abstract
Sanksi penjara pada pecandu Narkotika menyebabkan penjara over capacity
sebab pecandu Narkotika mudah ditangkap, karena tersangka dalam keadaan sakit
ketergantungan, Setelah keluar Penjara mereka pasti menjadi residivis jika tidak
mendapat sentuhan rehabilitasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan
menganalisis konstruksi regulasi terhadap pecandu narkotika berdasarkan hukum
positif dan untuk mengetahui dan menganalisis penegakan hukum pecandu
narkotika perspektif rehabilitasi berbasis nilai keadilan di masa yang akan datang.
Penelitian hukum ini, menggunakan metode pendekatan penelitian hukum
empiris. Penelitian yuridis empiris, yaitu penelitian hukum dengan menggunakan
asas dan prinsip hukum dalam meninjau, melihat, dan menganalisa masalahmasalah,
dalam
penelitian,
selain
itu
meninjau
pelaksanaan
hukum
dalam
praktik.
Konstruksi
regulasi terhadap pecandu narkotika berdasarkan UndangUndang
Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika telah yang mengatur tentang
rehabilitasi. Yang termaktub dalam Pasal 54 yang berbunyi “Pecadu Narkotika Dan
Korban Penyalagunaan Narkotika Wajib Menjalani Rehabilitasi Medis Dan
Rehabilitasi Sosial”. Pemberian sanksi berupa rehabilitasi oleh pemerintah
Indonesia, tidak berarti menjadikan penyalah guna dan pecandu Narkotika tersebut
terbebas dari pertanggungjawaban pidana. Karena bagaimanapun juga dalam Pasal
103 ayat (2) Undang-Undang 35 Tahun 2009 tentang Narkotika menyatakan bahwa
masa menjalani rehabilitasi bagi penyalah guna atau pecandu Narkotika
diperhitungkan sebagai masa menjalani masa hukumannya. Penegakan hukum
pecandu narkotika perspektif rehabilitasi berbasis nilai keadilan di masa yang akan
datang. Mencermati perkembangan di beberapa negara, muncul paradigma baru
dalam memandang pengguna/pecandu narkotika yang tidak lagi dipandang sebagai
perilaku jahat (kriminal) tetapi sebagai orang yang pengidap penyakit kronis yang
harus mendapatkan perawatan dan pemulihan secara bertahap. Paradigma ini
selanjutnya menciptakan kebijakan baru dalam menangani korban pengguna
narkotika yang tidak lagi diproses secara hukum, tetapi langsung membawa
pengguna/pecandu ke pusat rehabilitasi.
Kata Kunci: Narkotika; Pecandu; Rehabilitasi.
Dosen Pembimbing: | Laksana, Andri Winjaya | nidn0620058302 |
---|---|
Item Type: | Thesis (Masters) |
Subjects: | K Law > K Law (General) |
Divisions: | Pascasarjana Pascasarjana > Magister Ilmu Hukum |
Depositing User: | Pustakawan 4 UNISSULA |
Date Deposited: | 20 Jan 2025 03:54 |
URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/36901 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |