PAMUNGKAS, BARITO JATI (2024) ANALISIS PERAN INTELIJEN KEJAKSAAN DALAM PELAKSANAAN PENYELIDIKAN DUGAAN TINDAK PIDANA KORUPSI. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

[thumbnail of Magister Ilmu Hukum_20302200179_fullpdf.pdf] Text
Magister Ilmu Hukum_20302200179_fullpdf.pdf

| Download (1MB)
[thumbnail of Magister Ilmu Hukum_20302200179_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Magister Ilmu Hukum_20302200179_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (48kB)

Abstract

Upaya penegakan hukum dalam tindak pidana korupsi salah satunya adalah
dengan melakukan proses penyelidikan dan penyidikan dan untuk membantu proses
tersebut selain peran dari penyidik dan penyelidik secara umum, peran lembaga
intelijen sangat diperlukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk Mengetahui dan
Menganalisis Peran Intelijen Kejaksaan dalam pelaksanaan penyelidikan dugaan
tindak pidana korupsi dan untuk Mengetahui dan menganalisis Hambatan dan
Solusinya dalam pelaksanaan Intelijen Kejaksaan penyelidikan dugaan tindak
pidana korupsi.
Penelitian hukum ini, menggunakan metode pendekatan penelitian hukum
empiris. Penelitian yuridis empiris, yaitu penelitian hukum dengan menggunakan
asas dan prinsip hukum dalam meninjau, melihat, dan menganalisa masalahmasalah,
dalam
penelitian,
selain
itu
meninjau
pelaksanaan
hukum
dalam
praktik.

Peran
intelijen
Kejaksaan
dalam
mengungkap
perkara
tindak
pidana
korupsi

secara

garis besar memiliki peranan yaitu dalam hal penyelidikan tindak pidana
korupsi oleh intelijen Kejaksaan guna memperoleh informasi dan bahan
keterangaan untuk melanjutkan ke proses penyidikan oleh seksi pidana khusus,
upaya preventif atau pencegahan dengan pembentukan pengamanan Pembangunan
Strategis (PPS) merupakan bagian dari tugas intelijen penegakan hukum melalui
serangkaian kegiatan yang dilakukan secara terencana dan terarah untuk mencegah
dan/atau melawan upaya, pekerjaan, kegiatan intelijen, dan/atau pihak lawan yang
merugikan kepentingan penegakan hukum, serta ketertiban dan ketentraman umum
dalam pembangunan strategis, berdasarkan atas surat Perintah Jaksa Agung, dan
Intelijen Kejaksaan dalam pencarian buronan kejaksaan/pengadilan. Hambatan
intelijen Kejaksaan dalam mengungkap perkara tindak pidana korupsi adalah dalam
hal pemanggilan saksi, pengumpulan alat bukti, dan adanya ketakutan pihak yang
dimintai keterangan atas intervensi instansi terkait. Upaya dalam
penanggulangannya adalah dengan perpanjangan waktu dalam proses permintaan
keterangan/klarifikasi dan pengumpulan alat bukti terkait perkara, serta dengan
memberikan jaminan dan perlindungan terhadap pihak yang dimintai keterangan
atas intervensi yang dilakukan oleh intansi terkait.
Kata Kunci: Korupsi; Intelijen; Kejaksaan.

Dosen Pembimbing: Laksana, Andri Winjaya | nidn0620058302
Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Pascasarjana
Pascasarjana > Magister Ilmu Hukum
Depositing User: Pustakawan 4 UNISSULA
Date Deposited: 20 Jan 2025 02:15
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/36875

Actions (login required)

View Item View Item