Analisis Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) dengan Metode Job Safety Analysis pada Proyek Konstruksi (Studi Kasus Proyek Pembangunan Pabrik PT. Polygroup Manufaktur Indonesia di Kawasan Industri Kendal)
Berkas Tugas Akhir
Teknik Sipil_30202200303_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) merupakan salah
satu aspek perlindungan tenaga kerja yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas
proyek konstruksi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi kondisi existing
pelaksanaan SMK3, mengetahui potensi risiko yang dapat ditimbulkan, menganalisis
setiap risiko yang ditimbulkan, dan menentukan upaya pengendalian yang dapat dilakukan
pada Proyek Pembangunan PT. Polygroup Manufaktur Indonesia di Kawasan Industri
Kendal.
Pengambilan data pada penelitian ini menggunakan metode wawancara dan
pembagian kuesioner kepada sebelas responden yang memiliki keahlian pada bidang
SMK3 serta terlibat dalam pelaksanaan proyek tersebut. Metode analisis bahaya yang
digunakan adalah Job Safety Analysis (JSA), sedangkan untuk pengolahan datanya
menggunakan metode analisis tingkat risiko kualitatif yang berdasarkan AS/NZS
4360:2004.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penerapan SMK3 pada proyek masih
memiliki kekurangan, seperti tenaga kerja tidak menggunakan Alat Pelindung Diri dan
kondisi proyek yang terbuka. Pada pelaksanaan struktur atas proyek meliputi pekerjaan
kolom, balok, dan plat, terdapat 56 variabel potensi kecelakaan kerja. Variabel tersebut
terbagi menjadi 3 kategori risiko yaitu risiko tinggi, sedang, dan rendah, dengan rincian 4
risiko tinggi, 24 resiko sedang, dan 28 risiko rendah. Adapun pengendalian risikonya
berfokus pada penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dan alat keselamatan.
Kata Kunci : keselamatan; kesehatan; proyek; konstruksi; Job Safety Analysis (JSA)
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
