ANALISIS PERILAKU CONFINED MASONRY DALAM MENAHAN BEBAN LATERAL PADA BANGUNAN SEDERHANA
Berkas Tugas Akhir
Teknik Sipil_30202200269_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Indonesia merupakan negara yang rentan terhadap bencana gempa bumi.
Gempa bumi menghasilkan beban lateral yang dapat memberikan dampak
signifikan pada struktur bangunan, terutama pada rumah sederhana yang umumnya
menggunakan konstruksi Unreinforced Masonry (URM) atau Unconfined
Masonry. Konstruksi URM memiliki kelemahan dalam menahan beban lateral,
sehingga mudah mengalami kerusakan dan roboh saat gempa bumi. Perkembangan
teknologi konstruksi telah menghasilkan alternatif yang lebih baik untuk URM,
yaitu Confined Masonry. Confined Masonry menggunakan tulangan baja atau beton
bertulang untuk memperkuat struktur tembok, sehingga meningkatkan
kemampuannya dalam menahan beban lateral.
Tugas Akhir ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Confined Masonry
dalam menerima beban lateral dengan membandingkan Kolom Persegi dan Kolom
Bergerigi. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan menggunakan
penelitian sebelumnya sebagai verifikasi model pada SAP2000 . Model struktur
frame 2D dengan Confined Masonry dan variasi kolom untuk dianalisis untuk
mendapatkan nilai Lateral Displacement dan Tegangan.
Hasil analisis menunjukkan Confined Masonry dengan Kolom Bergerigi
dalam menerima beban lateral memberikan nilai pergerseran yang lebih kecil
sebesar 1,98% dari Kolom Persegi. Serta ditinjau dari nilai tegangan, Kolom
Bergerigi mengurangi tegangan tarik sebesar 15,547% dan tegangan tekan sebesar
13,465% jika dibandingkan Confined Masonry Kolom Persegi .
Kata Kunci: Gempa Bumi, Beban Lateral, Rumah Sederhana, Unconfined
Masonry, Confined Masonry, Kolom Bergerigi, SAP2000 , Lateral Displacement,
Tegangan.
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
