POLA KOMUNIKASI PADA HUBUNGAN JARAK JAUH ANTARA SANTRI DAN ORANG TUA (Studi Deskriptif Santri La Raiba Hanifida Yang Berasal Dari Kabupaten Blitar)
Berkas Tugas Akhir
Ilmu Komunikasi_32802000049_fullpdf.pdf
Restricted to Registered users only
Ilmu Komunikasi_32802000049_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola komunikasi antara
santri dan orang tua dalam hubungan jarak jauh, dengan fokus pada santri yang
berasal dari Kabupaten Blitar di Pondok Pesantren La Raiba Hanifida. Penelitian
ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menggambarkan fenomena
tersebut secara detail. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori
Harapan dan Motivasi Vroom, yang menjelaskan bagaimana individu mengambil
keputusan berdasarkan harapan mereka terhadap hasil dari tindakan tertentu.
Terdapat tiga komponen utama dalam teori ini: ekspektansi, instrumentalitas, dan
valensi. Metode pengumpulan data melibatkan wawancara mendalam dengan santri
dan pengurus pondok pesantren.
Penelitian ini menemukan bahwa pola komunikasi yang efektif dan positif
dapat meningkatkan kesejahteraan emosional santri, bahkan dalam konteks
hubungan jarak jauh. Hal ini menunjukkan pentingnya peran komunikasi yang baik
dalam menjaga ikatan keluarga dan mendukung perkembangan pribadi santri di
lingkungan pesantren. Hasil penelitian menunjukkan adanya tiga pola komunikasi
yang dominan, yaitu pola komunikasi demokratis, otoriter, dan membebaskan. Pola
komunikasi demokratis diidentifikasi sebagai pola yang paling mendukung
hubungan emosional yang positif antara santri dan orang tua, dengan komunikasi
yang terjadi secara dua arah dan terbuka.
Kata Kunci: Pola Komunikasi, Santri, Hubungan Jarak Jauh, Emosional
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
