HERAWATI, MILKA ENGGAR (2024) PELAKSANAAN BANTUAN HUKUM SECARA CUMA-CUMA DALAM PERKARA PIDANA KEKERASAAN TERHADAP PEREMPUAN (Studi Kasus di Lembaga Bantuan Hukum Protect Center Indonesia (PCI)). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
![]() |
Text
Ilmu Hukum_30302100200_fullpdf.pdf |
![]() |
Text
Ilmu Hukum_30302100200_pernyataan_publikasi.pdf Restricted to Registered users only |
Abstract
Dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2011 tentang Bantuan Hukum
dibentuk suatu Lembaga Bantuan Hukum yang memiliki fungsi sebagai Lembaga
yang terjun di bidang hukum yang memfokuskan bantuan hukum secara cuma-
cuma yang diperuntukkan untuk golongan masyarakat yang kurang mampu dan
sedang menghadapi permasalahan hukum. Tujuan dilakukanya penelitian ini yaitu
untuk mengetahui bagaimana prosedur pelaksanaan bantuan hukum secara cuma-
cuma serta bertujuan untuk mengetahui hambatan dan solusi pelaksanaan bantuan
hukum dalam perkara pidana kekerasan terhadap perempuan di Lembaga Bantuan
Hukum Protect Center Indonesia.
Penelitian ini menggunakan metode yuridis sosiologis dengan spesifikasi
penelitian deskriptif dengan berfokus pada identifikasi hukum secara rill dan
fungsional dalam kehidupan nyata sehingga dalam metode ini dilakukan dengan
cara terjun langsung ke objek atau lapangan untuk melakukan wawancara,
sehingga memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai implementasi
hukum dalam kehidupan sehari-hari.
Berdasarkan hasil penelitian ini membuktikan bahwa: 1) Pelaksanaan
prosedur bantuan hukum secara cuma-cuma di LBH PCI yaitu awalnya pemohon
datang ke kantor LBH PCI untuk melakukan konsultasi terhadap perkara yang
dimohonkan, serta pemohon diwajibkan untuk melampirkan data administrasi
perkara. Selanjutnya Paralegal LBH PCI membuatkan BAP, kemudian dari BAP
tersebut dipelajari oleh para Advokat LBH PCI dan akan dirapatkan secara
internal bersama dengan Ketua LBH PCI. Setelah mendapatkan hasil rapat atas
suatu perkara, Paralegal LBH PCI membuatkan surat kuasa yang ditujukan
kepada Pemohon. Prosedur bantuan hukum yang selanjutnya meliputi
menjalankan kuasa, mendampingi, mewakili, membela, serta melakukan
perbuatan hukum. 2) Hambatan yang mempengaruhi pemberian layanan bantuan
hukum LBH PCI yaitu adanya faktor internal seperti pendanaan yang minim,
banyaknya Lembaga Bantuan Hukum yang ada di Kota Semarang, tidak adanya
kejujuran dari korban kekerasan terhadap perempuan dikarenakan perasaan malu
dan takut serta faktor eksternal seperti stigma sosial budaya, kurangnya kesadaran
pemahaman hukum, sistem peradilan yang kurang responsif, kurangnya dukungan
dari institusi pemerintah, akses layanan informasi yang terbatas serta tantangan
ekonomi. Rekomendasi penelitian ini diharapkan para pihak seperti penegak
hukum, pemerintah, serta masyarakat yang kurang mampu agar saling mengerti
dan memahami, serta diharapkan faktor-faktor yang mempengaruhi efektifitas
peran LBH dalam memberikan bantuan hukum secara cuma-cuma dapat dibenahi.
Kata Kunci: Pelaksanaan, Lembaga Bantuan Hukum, Kekerasan Perempuan.
Dosen Pembimbing: | Prayitno, Ahmad Hadi | nidn8832970018 |
---|---|
Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
Subjects: | K Law > K Law (General) |
Divisions: | Fakultas Hukum Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
Depositing User: | Pustakawan 4 UNISSULA |
Date Deposited: | 25 Nov 2024 03:18 |
URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/36468 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |