Murdani, Wisnu (2024) PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KORBAN TINDAK PIDANA PERKOSAAN. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

[thumbnail of Ilmu Hukum_30302000560_fullpdf.pdf] Text
Ilmu Hukum_30302000560_fullpdf.pdf

| Download (1MB)
[thumbnail of Ilmu Hukum_30302000560_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Ilmu Hukum_30302000560_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (110kB)

Abstract

Perkosaan adalah suatu perbuatan atau tindakan seorang laki-laki seorang
wanita yang tidak menjadi pasangannya untuk melakukan hubungan seksual
dengannya, tanpa persetujuan dengan ancaman kekerasan. Pada dasarnya korban
perkosaan sering mengalami kesulitan dalam melaporkan kekerasan yang mereka
alami kepada entitas yang berwenang karena adanya ancaman dari pelaku, stigma
sosial, dan perasaan malu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan
memahami perlindungan hukum terhadap korban tindak pidana pemerkosaan serta
untuk mengetahui bentuk perlindungan hukum yang diberikan kepada korban
pemerkosaan menurut hukum positif di Indonesia.

Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif
dengan spesifikasi penelitian menggunakan deskriptif-analisis. Sumber data
penelitian menggunakan data sekunder berupa bahan hukum primer, sekunder,
dan tersier. Metode pengumpulan data dengan cara mengumpulkan dan membaca
data dari berbagai peraturan perundang-undangan, buku-buku, jurnal, serta
melakukan penulusuran di internet dan bahan-bahan lain yang berkaitan dengan
penulisan skripsi ini. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini
menggunakan metode analisis kualitatif.

Hasil Penelitian ini dapat diketahui bahwa Perlindungan hukum yang
menjamin tindak pidana kejahatan perkosaan di wilayah Indonesia termuat
didalam KUHP yang bertujuan melindungi dan mempertahankan hak asasi dari
perempuan, dengan bentuk perlindungan yang dapat dilakukan termuat dalam
Undang-Undang No. 26 Tahun 2000 adalah Pemberian Restitusi dan kompensasi
serta melakukan Rehabilitasi pemulihan pada kedudukan semula, seperti
kehormatan, memulihkan reputasi, jabatan, atau hak-hak lain yang terkait pada
korban. Bentuk dari rehabilitasi yang diberikan kepada korban tindak pidana
perdagangan orang sebagaimana telah disebutkan dalam Pasal 51 ayat (1).

Kata Kunci : Tindak Pidana, Perkosaan, Perlindungan Hukum

Dosen Pembimbing: Sudarmaji, Aji | nidn8842970018
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum
Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Pustakawan 4 UNISSULA
Date Deposited: 21 Nov 2024 02:12
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/36347

Actions (login required)

View Item View Item