ALI, ABDUL AHMAD (2024) ANALISIS PREDIKSI LAHAN KRITIS TERHADAP INTENSITAS URBAN HEAT ISLAND DI KABUPATEN DEMAK. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
![]() |
Text
Perencanaan Wilayah dan Kota_31201800002_fullpdf.pdf |
![]() |
Text
Perencanaan Wilayah dan Kota_31201800002_pernyataan_publikasi.pdf Restricted to Registered users only |
Abstract
Perkembangan jumlah penduduk meningkatkan kebutuhan ruang manusia dalam segala
bentuk aktivitasnya baik sebagai ruang hidup, bercocok tanam, maupun sebagai daya dukung
aktivitas perekonomian. Kota merupakan pusat aktivitas atau kegiatan manusia yang terus
mengalami pembangunan. Pembangunan di wilayah perkotaan terjadi dengan merubah fungsi lahan
dipermukaan bumi dimana vegetasi digantikan oleh permukaan yang sulit berevaporasi dan
bertranspirasi. Hal tersebut membuat suhu udara di wilayah perkotaan lebih tinggi dibandingkan
wilayah lainnya atau dapat disebut dengan istilah pulau bahang (urban heat island). Kota semarang
merupakan kota metropolitan terbesar kelima di Indonesia. Keterbatasan lahan di Kota Semarang
menyebabkan perkembangan kota menuju wilayah sekitarnya. Terdapat empat wilayah yang
berbatasan dengan Kota Semarang di antaranya Kabupaten Demak, Kabupaten Grobogan,
Kabupaten Semarang, dan Kabupaten Kendal. Kabupaten Demak merupakan wilayah yang
mengalami perubahan fungsi lahan tertinggi dari keempat kabupaten tersebut. Hal tersebut dapat
berdampak terhadap kondisi kekritisan lahan dan suhu permukaan di Kabupaten Demak.Penelitian
ini bertujuan untuk mengukur intensitas suhu permukaan berdasarkan prediksi lahan kritis. Metode
yang digunakan yaitu kuantitatif deskriptif. Pengolahan data menggunakan citra landsat 8 OLI tahun
2013, 2018, dan 2023. Perubahan penutup lahan diperoleh dari hasil klasifikasi terbimbimbing pada
software ArcMap 10.8. Suhu permukaan diperoleh dari hasil pengolahan citra satelit menggunakan
platform Google Earth Engine (GEE). Prediksi lahan kritis didapatkan dari analisis Cellular
Automata (CA) dan Overlay berdasarkan Peraturan Dirjen Pengendalian DAS dan Hutan Lindung
Nomor P.3/PDASHL/SET/KUM.1/7/2018 tentang petunjuk teknis penyusunan data spasial
lahan kritis. Hasil analisis diperoleh perubahan penutup lahan tertinggi di Kabupaten Demak pada
tahun 2013-2023 terjadi pada jenis sawah, pertanian lahan kering, dan tubuh air. Sawah mengalami
penurunan luasan sebesar 27.493 Ha, pertanian lahan kering mengalami peningkatan sebesar 26.851
Ha, dan tubuh air mengalami peningkatan sebesar 1.422 Ha. Analisis prediksi lahan kritis 2033
menghasilkan luasan pada kelas tidak kritis seluas 41.821 Ha, potensial kritis seluas 47.176 Ha, akan
kritis seluas 8.831 Ha, Kritis seluas 1.036 Ha, dan sangat kritis seluas 672 Ha. Hasil pengolahan
didapatkan suhu permukaan Kabupaten Demak Tahun 2023 sebesar 20,38 ˚C – 32,82 ˚C. Persebaran
suhu permukaan pada prediksi lahan kritis didapatkan bahwa semakin besar derajat suhu permukaan
maka semakin besar luasan kelas kritis dan sangat kritis.
Kata Kunci : Perubahan Penutup Lahan, Suhu Permukaan, Prediksi Lahan Kritis
Dosen Pembimbing: | Widyasamratri, Hasti and Poedjiastoeti, Hermin | UNSPECIFIED |
---|---|
Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
Subjects: | T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering |
Divisions: | Fakultas Teknik Fakultas Teknik > Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota (Planologi) |
Depositing User: | Pustakawan 5 UNISSULA |
Date Deposited: | 18 Nov 2024 02:37 |
URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/36234 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |