Santoso, Joko (2024) ANALISA PENERAPAN HUKUMAN MATI DALAM KASUS NARKOTIKA (Studi Kasus Putusan Mahkamah Agung No.3083 K/Pid.Sus/2022). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
![]() |
Text
Ilmu Hukum_30301900510_fullpdf.pdf |
![]() |
Text
Ilmu Hukum_30301900510_pernyataan_publikasi.pdf Restricted to Registered users only |
Abstract
Indonesia adalah negara hukum yang demokratis berdasarkan Pancasila dan
UUD 1945, Dalam sistem peradilan pidana, hukum bertujuan menanggulangi
kejahatan. Hukum pidana diatur tegas dalam KUHP, berfungsi melindungi
kepentingan hukum dan menegakkan keadilan. Penyalahgunaan narkotika
menimbulkan masalah serius, merusak fisik, mental, dan sosial pengguna, serta
berdampak luas pada masyarakat. Pemerintah menerapkan hukuman berat untuk
mengatasi penyalahgunaan narkotika, meskipun pelaksanaan undang-undang masih
menghadapi kendala. Tujuan penelitian untuk mengetahui Penerapan Hukuman Mati
Dalam Kasus Narkotika sesuai Putusan No.3083 K/Pid.Sus/2022. Untuk mengetahui
kendala-kendala yang di hadapi Dalam Penerapan Hukuman Mati Kasus Narkotika
dan Solusinya.
Metode yang diterapkan dalam penulisan ini dilakukan dengan penelitian hukum
yuridis normatif yaitu dengan melakukan analisis terhadap permasalahan melalui
pendekatan asas-asas hukum serta mengacu pada norma-norma hukum yang terdapat
dalam peraturan perundang-undangan.
Hasil penelitian ini analisa Hukum Penerapan Hukuman Mati Dalam Kasus
Narkotika sesuai Putusan No.3083 K/Pid.Sus/2022. Putusan Mahkamah Agung No.
3083 K/Pid.Sus/2022 menegaskan hukuman mati untuk terdakwa Julkifli alias Midun
bin Muhammad atas tindak pidana narkotika. Kasus ini, yang melibatkan dakwaan
Pasal 114 dan 112 UU No. 35/2009, melalui proses hukum panjang dari Pengadilan
Negeri hingga kasasi. Mahkamah Agung menolak kasasi dan menyatakan keputusan
pengadilan sebelumnya sah. Hukuman mati di Indonesia diterapkan sebagai langkah
terakhir untuk tindak pidana serius, dengan prosedur ketat memastikan hak-hak
terpidana diperhatikan hingga eksekusi. Dan kendala-kendala yang di hadapi Dalam
Penerapan Hukuman Mati Kasus Narkotika dan Solusinya Kendala penerapan
hukuman mati dalam kasus narkotika di Indonesia mencakup proses hukum yang
panjang, potensi kesalahan yudisial, dan kontroversi etika mengenai hak asasi
manusia. Solusi meliputi reformasi hukum untuk menyederhanakan prosedur,
peningkatan transparansi, serta pendekatan rehabilitasi dan pendidikan. Kolaborasi
internasional juga penting untuk memperkuat penegakan hukum dan perlindungan
hak asasi manusia.
Kata Kunci : Analisa Hukum, Mati, Narkotika.
Dosen Pembimbing: | Sulchan, Achmad | nidk8937840022 |
---|---|
Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
Subjects: | K Law > K Law (General) |
Divisions: | Fakultas Hukum Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
Depositing User: | Pustakawan 4 UNISSULA |
Date Deposited: | 12 Nov 2024 02:51 |
URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/36115 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |