NOVIANTO, INDRA (2024) PERANAN KEPOLISIAN DALAM MENCEGAH PENYALAHGUNAAN SENJATA API OLEH MASYARAKAT SIPIL DI WILAYAH HUKUM POLRES MAJALENGKA. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
![]() |
Text
Magister Ilmu Hukum_20302200355_fullpdf.pdf |
![]() |
Text
Magister Ilmu Hukum_20302200355_pernyataan_publikasi.pdf Restricted to Registered users only |
Abstract
Indonesia termasuk negara yang cukup ketat menerapkan aturan kepemilikan
senjata api untuk kalangan sipil. Ada sejumlah dasar hukum yang mengatur
mengenai hal ini, mulai dari level undang-undang yakni UU Darurat No. 12 Tahun
1951,UU No 8 Tahun 1948 dan Perpu No. 20 Tahun 1960. Selebihnya adalah
peraturan yang diterbitkan oleh Kepolisian, seperti Peraturan Kepolisian Negara
Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2022 Tentang Perizinan, Pengawasan Dan
Pengendalian Senjata Api Standar Kepolisian Negara Republik Indonesia, Senjata
Api Non Organik Kepolisian Negara Republik Indonesia/Tentara Nasional
Indonesia, Dan Peralatan Keamanan Yang Digolongkan Senjata Api. Meskipun
telah diatur dengan ancaman yang berat namun terbukti masih banyak masyarakat
yang membawa,memiliki atau menguasai senjata api tanpa memiliki izin dari
pejabat yang berwenang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan
menganalisis faktor yang menjadi penghambat dalam mencegah penyalahgunaan
senjata api serta untuk mengetahui dan menganalisis Peran kepolisian dalam
penanggulangan penyalahgunaan senjata api oleh warga sipil. Teori yang
digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Penegakan Hukum, dan
Pertanggungjawaban hukum
Metode pendekatan yang digunakan dalam Penulisan ini adalah yuridis
sosiologis. Spesifikasi Penulisan yang digunakan yaitu deskriptif analisis. Metode
dan teknik pengumpulan data dalam Penulisan ini dilakukan dengan studi
kepustakaan dan wawancara dengan instansi-instansi yang terkait. Metode analisis
data dilakukan dengan menggunakan metode analisis secara yuridis kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian diketahui faktor penghambat Kepolisian dalam
menanggulangi penyalahgunaan senjata api, diantaranya adalah kurangnya
pengawasan pihak kepolisian terhadap perdagangan senjata api secara pasar gelap
dengan harga jual yang murah dan proses yang mudah, kurangnya hukuman
maksimal kepada pemilik senjata api illegal, kebutuhan anggaran dana kepolisian
yang belum sesuai dengan standar kebutuhan patroli, terbatasnya jumlah personil
kepolisian dalam melaksanakan fungsi patrol kepolisian, kurangnya perhatian
masyarakat terhadap lingkungan sekitarnya.Peran kepolisian dalam menanggulangi
penyalahgunaan senjata api oleh warga sipil diantaranya melakukan pendataan
kepemilikan senjata api, melakukan pengecekan secara periodik setiap setahun
sekali kepada pemilik senjata api baik senjata api maupun surat dokumen
kepemilikan/penggunaan senjata api, Melakukan penarikan/penggudangan senjata
api yang surat dokumennya sudah mati atau masa berlakunya sudah habis,
penerbitan izin kepemilikan dan penggunaan senjata api maupun senapan angin dan
senjata replika/mainan dalam rangka pengawasan dan pengendalian (Peraturan
Kepala Kepolisian Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2022), melakukan
tindakan/upaya hukum sesuai dengan ketentuan Undang-Undang yang berlaku.
Kata Kunci: Kepolisian, Senjata Api, Masyarakat Sipil
Dosen Pembimbing: | Gunarto, Gunarto | nidn0605036205 |
---|---|
Item Type: | Thesis (Masters) |
Subjects: | K Law > K Law (General) |
Divisions: | Pascasarjana Pascasarjana > Magister Ilmu Hukum |
Depositing User: | Pustakawan 5 UNISSULA |
Date Deposited: | 22 Oct 2024 02:27 |
URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/35566 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |