BACHTIAR, RISWANDHA HABIB (2024) PENJATUHAN PIDANA TERHADAP TERDAKWA YANG MEMELIHARA DAN MEMPERNIAGAKAN SATWA YANG DILINDUNGI DI PENGADILAN NEGERI KUDUS. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

[thumbnail of Magister Ilmu Hukum_20302200041_fullpdf.pdf] Text
Magister Ilmu Hukum_20302200041_fullpdf.pdf

| Download (1MB)
[thumbnail of Magister Ilmu Hukum_20302200041_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Magister Ilmu Hukum_20302200041_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (62kB)

Abstract

Penjatuhan pidana terhadap terdakwa yang memelihara dan memperniagakan
satwa yang dilindungi di Pengadilan Negeri Kudus dinyatakan bersalah merupakan suatu
putusan hakim yang sudah tepat, putusan pemidanaan yang dijatuhkan oleh hakim karena
hakim mempunyai keyakinan bahwa terdakwa melakukan perbuatan yang didakwakan
dan terdakwa dapat dipidana.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisa penjatuhan
pidana terhadap terdakwa yang memelihara dan memperniagakan satwa yang dilindungi
di Pengadilan Negeri Kudus, untuk mengetahui dan menganalisis kelemahan penjatuhan
pidana terhadap terdakwa yang memelihara dan memperniagakan satwa yang dilindungi
di Pengadilan Negeri Kudus dan untuk mengetahui dan menganalisis penjatuhan pidana
terhadap kasus memelihara dan memperniagakan satwa yang dilindungi dikemudian hari
atau masa depan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis sosiologis
dengan spesifikasi penelitian deskriptif analistis berdasar data empiris didukung data
sekunder yang dikaji dengan metode analistis kualitatif. Permasalahan terhadap penelitian
ini dikaji menggunakan teori Pemidanaan, Teori Keadilan dan Teori Kepastian Hukum
Berdasarkan kesimpulan hasil penelitian adalah Penjatuhan Pidana Terhadap
Terdakwa yang Memelihara dan Memperniagakan Satwa yang dilindungi di Pengadilan
Negeri Kudus dinyatakan bersalah sudah tepat tetapi penjatuhan pidananya kurang tepat.
Hukumannya 1 (satu) tahun 8 (delapan) bln penjara belum tepat. Kelemahan Penjatuhan
Pidana Terhadap Terdakwa yang Memelihara dan Memperniagakan Satwa yang
dilindungi di Pengadilan Negeri Kudus masih dirasakan kurangnya rasa keadilan bagi
masyarakat serta kelestarian lingkungan hidup dan satwa yang dilindungi.
Penjatuhan Pidana Terhadap Kasus Memelihara dan Memperniagakan Satwa
yang dilindungi dikemudian hari atau masa depan dapat memberikan kepastian hukum
dengan menjatuhkan pidana yang lebih berat terhadap pelaku memelihara dan
memperniagakan satwa yang dilindungi oleh hukum negara.

Kata Kunci: Penjatuhan Pidana, Satwa, Pengadilan Negeri Kudus

Dosen Pembimbing: Maaruf, Umar | nidn0617026801
Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Pascasarjana
Pascasarjana > Magister Ilmu Hukum
Depositing User: Pustakawan 5 UNISSULA
Date Deposited: 10 Oct 2024 06:46
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/35352

Actions (login required)

View Item View Item