Fathullah, Rafli Ilham (2024) PEMBATALAN AKTA JUAL BELI TANAH YANG DIBUAT DI HADAPAN PEJABAT PEMBUAT AKTA TANAH DI KABUPATEN MANGGARAI BARAT (STUDI KASUS PUTUSAN MA NO.9/Pdt.G/2018/PN Lbj). Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
![]() |
Text
Magister Kenotariatan_21302200112_fullpdf.pdf |
![]() |
Text
Magister Kenotariatan_21302200112_pernyataan_publikasi.pdf Restricted to Registered users only |
Abstract
Akta Jual Beli merupakan Akta autentik sebagai alat bukti terkuat
mempunyai peranan penting dalam setiap hubungan hukum dalam kehidupan
masyarakat yang dapat menentukan secara tegas hak dan kewajiban sehingga
menjamin kepastian hukum dan sekaligus dapat menghindari terjadinya sengketa.
Jika terjadi sengketa seperti pembatalan akta autentik. Akta otentik Sebagai alat
bukti yang terkuat dan memiliki kekuatan pembuktian sempurna di pengadilan.
Tujuan dari Penelitian tesis ini adalah: 1) Untuk mengetahui dan menganalisis apa
yang menjadi dasar Pembatalan Akta Jual Beli Tanah yang Dibuat Dihadapan
Pejabat Pembuat Akta Tanah di Kabupaten Manggarai Barat Atas Putusan MA
No.9/Pdt.G/2018/PN Lbj; 2) Untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana
Kedudukan dan Akibat Hukum Pembatalan Akta Jual Beli Tanah yang Dibuat
Dihadapan Pejabat Pembuat Akta Tanah di Kabupaten Manggarai Barat Atas
Putusan MA No.9/Pdt.G/2018/PN Lbj.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian tesis ini adalah
pendekatan yuridis normatif. Metode pendekatan yuridis normatif atau penelitian
hukum doctrinal, yaitu suatu penelitian hukum yang mempergunakan sumber data
sekunder. Dilakukan dengan menekankan dan berpegang pada segi-segi yuridis.
Penelitian hukum normatif merupakan penelitian kepustakaan, yaitu penelitian
terhadap data sekunder.
Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah : 1) Dasar Pembatalan Akta Jual
Beli Tanah yang dibuat di Hadapan Pejabat Pembuat Akta Tanah di Kabupaten
Manggarai Barat Menyatakan Tergugat I telah melakukan perbuatan
penipuan/tipu muslihat dalam pembuatan Akta Jual Beli 39/2015, Menyatakan
Akta Jual Beli Nomor: 39/2015, tidak sah dan tidak mempunyai kekuatan
hukum, Menyatakan bahwa Tergugat I telah melakukan cidera janji
(wanprestasi) terhadap Akta Kesepakatan Bersama Nomor 30 dan Akta
Perjanjian Pengikatan Jual Beli Nomor 32, Menyatakan Akta Kesepakatan
Bersama Nomor 30 Perjanjian Pengikatan Jual Beli Nomor 32, dinyatakan
batal dan tidak mempunyai kekuatan hukum dan Memerintahkan Tergugat I
menyerahkan kepada Penggugat atas fisik bidang tanah beserta dengan
Sertifikat Hak Guna Bangunan Nomor: 00035/Labuan Bajo tanggal 12 -03-
2015, Surat Ukur Nomor: 405/Labuan Bajo/2005 tanggal 06-03-2015 seluas
7.602 m2 yang terletak di Propinsi Nusa Tenggara Timur, Kabupaten
Manggarai Barat, Kecamatan Komodo, Kelurahan Labuan Bajo atas nama
Tergugat I. 2). Kedudukan dan Akibat Hukum Pembatalan Akta Jual Beli Tanah
yang dibuat di Hadapan Pejabat Pembuat Akta Tanah di Kabupaten Manggarai
Barat menyatakan jual beli tanah tersebut batal dan tanah tersebut seger
dibaliknamakan ke PENGGUGAT, akibat dari pembatalan dari akta PPAT ini
dilakukan oleh kesalahan dari tergugat terdapat unsur tipu muslihat dan
Wanprestasi (cidera janji) atas kesepakatan yang dituangkan di Akta tersebut.
Kata Kunci : Pembatalan, Akta Jual Beli, Pertimbangan.
Dosen Pembimbing: | Hasana, Dahniarti | nidn8954100020 |
---|---|
Item Type: | Thesis (Masters) |
Subjects: | K Law > K Law (General) |
Divisions: | Pascasarjana Pascasarjana > Magister Kenotariatan |
Depositing User: | Pustakawan 5 UNISSULA |
Date Deposited: | 07 Aug 2024 02:55 |
Last Modified: | 07 Aug 2024 02:55 |
URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/35307 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |