Lius, Muhammad Jeppry (2024) ANALISIS PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PEMEGANG SERTIFIKAT TANAH BERBASIS ELEKTRONIK (E-CERTIFICATE) DALAM HUKUM PERTANAHAN DI INDONESIA. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
![]() |
Text
Magister Kenotariatan_21302200061_fullpdf.pdf |
![]() |
Text
Magister Kenotariatan_21302200061_pernyataan_publikasi.pdf Restricted to Registered users only |
Abstract
Tesis ini membahas tentang perlindungan hukum bagi pemegang sertifikat
elektronik dalam hukum pertanahan di Indonesia. Tujuan penelitian tesis ini yaitu
mengkaji dan menganalisis perlindungan hukum, kendala yang di hadapi serta
solusi dalam menghadapi kendala pada perlindungan hukum bagi pemegang
sertifikat tanah berbasis elektronik dalam hukum pertanahan di Indonesia. Metode
penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif, sedangkan
spesifikasi penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitis. Sumber informasi
dalam penelitian ini ialah data sekunder yang diperoleh melalui tinjauan literatur.
Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yakni
dengan studi dokumen dan studi pustaka, sedangkan metode analisis data
menggunakan metode analisis data deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap pemegang sertifikat tanah
elektronik tidak menimbulkan masalah, karena sertifikat tersebut diakui sebagai
bukti kepemilikan elektronik yang sah berdasarkan Undang-Undang Informasi
dan Transaksi Elektronik (UU ITE), terutama diatur dalam Pasal 6. Validitasnya
juga tidak diragukan lagi, terutama setelah diperkuat dalam Pasal 5 Peraturan
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nomor
1 Tahun 2021. Kendala-kendala yang dihadapi dalam menyongsong program
sertifikat tanah elektronik adalah belum adanya basis data yang valid mengenai
peta bidang tanah di seluruh Indonesia sehingga akan sulit untuk dapat
mewujudkan sertifikat elektronik, data kependudukan di Indonesia belum tertib
dan masih banyak data yang tidak terupdate sehingga tidak menjamin validitas
data pertanahan, belum tercipta sinkronisasi dan harmonisasi perundangan dan
peraturan untuk mendukung sertifikat tanah elektronik, belum optimalnya upaya
sosialisasi sertifikat elektronik kepada berbagai pihak, dan masih belum merata
dan memadainya sarana dan prasarana digital di seluruh pelosok Indonesia
sehingga menjadi sulit untuk diaplikasikan. Solusi dalam menghadapi kendala
pada perlindungan hukum bagi pemegang sertifikat tanah berbasis elektronik
dalam hukum pertanahan di Indonesia diantaranya yaitu dengan diadakan reviisi
dan evaluasi. Evaluasi dan revisi ini terkait dengan : Mensinkronisasi dan
melengkapi basis data pertanahan, Menyelesaikan masalah kependudukan seperti
E-KTP, Mengkaji dan mengsinkronisasi beberapa peraturan Perundang-undangan
yang terkait dengan sertifikat tanah, Mengoptimalisasi akses internet di seluruh
Indonesia hinggga sampai ke pelosok desa, dan Melakukan sosialisasi kepada
masyarakat.
Kata Kunci : Perlindungan Hukum, Sertifikat Elektronik, dan Tanah.
Dosen Pembimbing: | Adillah, Siti Ummu | nidn0605046702 |
---|---|
Item Type: | Thesis (Masters) |
Subjects: | K Law > K Law (General) |
Divisions: | Pascasarjana Pascasarjana > Magister Kenotariatan |
Depositing User: | Pustakawan 5 UNISSULA |
Date Deposited: | 17 Sep 2024 03:54 |
Last Modified: | 17 Sep 2024 03:54 |
URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/35293 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |