Hendradiana, Asep (2024) REKONSTRUKSI REGULASI PENANGANAN DUGAAN MALAPRAKTIK OLEH TENAGA MEDIS BERBASIS KEADILAN RESTORATIF. Doctoral thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

[thumbnail of Program Doktor Ilmu Hukum_10302200104_fullpdf.pdf] Text
Program Doktor Ilmu Hukum_10302200104_fullpdf.pdf

| Download (5MB)
[thumbnail of Program Doktor Ilmu Hukum_10302200104_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Program Doktor Ilmu Hukum_10302200104_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (2MB)

Abstract

Regulasi Penanganan dugaan malapraktik yang dilakukan oleh tenaga medis di
Indonesia selama ini belum ada payung hukumnya , kebanyakan masih
menggunakan KUHP/KUHPerdata sebagai landasan berfikir maupun cara
bertindaknya, sehingga tidak jarang tenaga medis yang diduga melakukan
malapraktik diperlakukan seperti pelaku tindak pidana. Sehingga perlu Regulasi
penanganan dugaan malapraktik yang bisa digunakan untuk penegakan hukum,
yang berkeadilan dan bermanfaat.
Tujuan penelitian ini untuk menganalisis dan menemukan regulasi penanganan
dugaan malapraktik Oleh tenaga medis berbasis keadilan restoratif, menganalisis
dan menemukan kelemahan-kelemahan regulasi penanganan dugaan malapraktik
Oleh tenaga medis berbasis keadilan restoratif, dan menemukan rekonstruksi
regulasi penanganan dugaan malapraktik Oleh tenaga medis berbasis keadilan
restoratif
Pada penelitian ini, penulis menggunakan paradigma konstruktivisme dengan
spesifikasi penelitian deskriptif analitis, dengan desain penelitian kualitatif. Jenis
data berupa bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Metode pengumpulan
datanya meliputi studi kepustakaan, observasi, dan wawancara. Data dianalisa
dengan Analisa kualitatif.
Hasil penelitian: 1. Regulasi Dugaan Malapraktik Oleh Tenaga Medis Dalam
Hukum Positif Indonesia yang berlaku saat ini belum sesuai dengan Keadilan
Restoratif . Implementasi Pelaksanaan Penanganan Dugaan Malapraktik yang
Dilakukan oleh Tenaga Medis di Indonesia dewasa ini juga belum ada keseragaman
sehingga penegakan hukum, keadilan dan kemanfatannya belum dapat dirasakan
oleh masyarakat. 2. Kelemahan regulasi dugaan malapraktik Oleh tenaga medis
pada saat ini dari substansi hukum yaitu belum ada nomenklatur , dan belum
adanya ketentuan yang mengatur penanganan dugaan mal opraktik di dalam hukum
positif yang berlaku di Indonesia saat ini, dari struktur hukum belum adanya
keseragaman regulasi penanganan dugaan malapraktik, dan dari kultur hukum
masih sangat terbatasnya pemahaman dan kesadaran tentang hukum kesehatan bagi
masyarakat Indonesia.3.Rekonstruksi nilai International wisdom seperti di
malaysia, Jepang dan Amerika Serikat , serta national wisdom, nilai keadilan
penanganan dugaan malapraktikadalah memberikan perlindungan yang seimbang
antara tenaga medis dan pasien dengan pelayanan kesehatan yang mulia dan prima,
tanpa stigma serta adil dan profesional. Rekonstruksi norma hukum Pasal 1 ayat 42
dan Pasal 310 Undang-Undang tentang Kesehatan bisa menghasilkan regulasi
penanganan dugaan malapraktik yang seimbang dari sisi penegaakan hukum,
kemanfaatan hukum maupun rasa keadilan masyarakat

Kata kunci: Regulasi, Keadialan Restoratif, Malapraktik, Tenaga Medis

Dosen Pembimbing: Mashdurohatun, Anis and Trisnadi, Setyo | nidn0621057002, nidn0613066402
Item Type: Thesis (Doctoral)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Pascasarjana
Pascasarjana > Program Doktor Ilmu Hukum
Depositing User: Pustakawan 5 UNISSULA
Date Deposited: 06 Aug 2024 03:37
Last Modified: 06 Aug 2024 03:37
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/35242

Actions (login required)

View Item View Item